Menristekdikti Ingatkan Mahasiwa Tidak Tinggalkan Literasi Manusia dan Kebangsaan

Ngawi |
Indonesia memiliki potensi ekonomi untuk meningkatkan akses relevansi dan mutu pendidikan tinggi agar menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) serta Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan faktor yang sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka membangun peradaban bangsa.

Hal itu disampaikan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir, saat memberikan kuliah umum pada sarasehan pendidikan Institut Agama Islam (IAI) Ngawi dan STKIP Modern Ngawi, bertempat di Gedung Eka Kapti Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jum’at (30/3).

Menristekdikti juga mengingatkan kepada mahasiwa bahwa era digital yang saat ini semakin mendominasi di Indonesia agar tidak meninggalkan literasi manusia dan kebangsaan yang berpotensi melunturkan semangat gotong royong, solidaritas dan toleransi antar sesama.

“Era kita sekarang ini dipenuhi dengan digital, tetapi kita tidak boleh meninggalkan soal literasi tentang manusia dan kebangsaan. Majunya teknologi apapun harus kembali kepada dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Nasir.

Dengan semakin berkembangnya era digital saat ini, sambung Nasir, masyarakat harus tetap bersatu tanpa melihat komitmen dari agama, etnis dan suku apapun.

Disamping itu juga harus tetap memegang semboyan NKRI harga mati, yang sudah ditegaskan oleh Presiden Republik Indonesia ke 1 Sukarno sejak awal bangsa Indonesia berdiri.

“Dalam kehidupan sehari-hari, tak kalah pentingnya kita jangan pernah melupakan bahwa Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan pancasila sebagai ideologi negara,” kata Nasir.

Nasir menegaskan, agar tetap menyerukan dan mengingat semboyan Bhineka Tunggal Ika sehingga tidak akan merusak sendi-sendi kesatuan bangsa Indonesia yang sudah dibuat selama ini.

Berita: Mh | Foto: Istimewa/BKKP Kemenristekdikti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.