Kemenkumham Ajak Masyarakat Sebarkan Semangat Positif, Berbagi dan Gotong Royong Hadapi Covid-19

Jakarta |
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menggelar kegiatan Drive Thru Rapid Test Covid-19, di selasar Gedung Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (9/6).

Pelaksanaan Drive Thru Rapid Test Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan yang dilaksanakan selama lima hari yaitu sejak 8 hingga 12 Juni 2020, merupakan dari kepedulian semangat berbagi sebagai persiapan memasuki tatanan hidup baru (new normal).

Pada kesempatan itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menyebarkan semangat positif, berbagi, dan gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Terlebih dalam waktu dekat kita akan menghadapi tatanan hidup baru dengan tetap melakukan protokol Covid-19. Kami berharap hasil rapid test dari seluruh peserta yang sudah mendaftar hasilnya non-reaktif. Namun demikian, apabila terdapat hasil tes yang reaktif, yang bersangkutan dapat melanjutkan untuk mengikuti PCR/swab test agar hasilnya lebih akurat,” ujar Yasonna.

Menurutnya, semangat gotong royong, bekerja sama, dan berbagi sangat dibutuhkan sekarang ini. Untuk itulah pihaknya sangat mengapresiasi dukungan dan kerjasama dengan Badan Intelijen Nasional (BIN).

“Kerja sama ini sangat baik sekali, telah membantu kami untuk dapat melakukan program ini. Kegiatan ini untuk memudahkan masyarakat. Sambil kerja, masyarakat dapat datang untuk tes di sini,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto mengatakan, bahwa hasil rapid test maupun PCR/swab test dan rekomendasi bagi setiap peserta Drive Thru Rapid Test Kemenkumham 2020.

Menurut Bambang, hasilnya akan disampaikan secara elektronik melalui surel yang disertakan oleh peserta pada saat melakukan pendaftaran online, sehingga kerahasiaannya benar-benar terjaga dengan baik. “Seluruh kegiatan tes yang dilaksanakan tanpa dipungut biaya,” jelasnya.

Sementara itu, Dir-24 BIN Brigjen TNI Irwan Mulyana menjelaskan, bahwa pihaknya memiliki 4 kendaraan PCR yang saat ini sedang beroperasi di Jawa Timur dan sekitar Jakarta.

“Apabila ditemukan ada (peserta) yang reaktif, pemeriksaan di mobil lab dapat diketahui positif Covid-19 atau tidak dalam waktu empat jam,” ungkapnya.

Kedepan, Irwan mengharapkan kerja sama yang lebih luas lagi dengan kementerian/lembaga yang lain. “Terima kasih Kemenkumham atas kerja samanya,” pungkas Dir-24 BIN itu.

Berita: Red | Foto: Istimewa/Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: