Kepada Para Dubes Negara Sahabat, Menko Maritim Sampaikan Bali Aman

Jimbaran |
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut Pandjaitan menyampaikan kepada para Duta Besar (Dubes) di Indonesia, untuk memberitahukan kepada negara-negara asal mereka bahwa tidak perlu khawatir dengan situasi di Bali.

Hal itu disampaikan Luhut dalam sambutannya sebagai ketua Panitia Nasional Acara Pertemuan Tahunan International Monetary Fund and World Bank (IMF-WB) Annual Meeting 2018 yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober.

Kepada 39 Duta Besar dan perwakilan kedutaan besar negara-negara asing di Indonesia yang hadir, Menko Luhut mengatakan, bahwa hal terpenting dalam pertemuan hari itu adalah menyatakan bahwa bila bepergian ke Bali aman.

“Saya harap Anda membantu menyampaikan pesan ini kepada pemerintah dan masyarakat di negara anda,” ujar Menko Luhut saat pertemuan sekaligus tur diplomatik pengarahan untuk persiapan acara Pertemuan Tahunan IMF-WB, di Jimbaran, Bali, Jumat (25/8).

Pada acara yang berlangsung selama 2 hari itu, para Dubes dan perwakilan negara-negara sahabat mendapat penjelasan dari Panitia Nasional mengenai detil acara dan segala aspeknya, seperti keamanan bagi para peserta dan tamu, acara-acara apa saja yang akan dilaksanakan, dan lainnya

Pada sambutannya tersebut Luhut mengatakan telah menginformasikan kepada para perwakilan negara-negara sahabat tentang situasi keselamatan bagi para peserta dan rencana kontingensi yang akan dilakukan jika terjadi bencana.

Sebagai ketua Panitia Nasional, Luhut mengatakan dirinya akan langsung memimpin operasi penyelamatan jika terjadi bencana selama acara berlangsung pada 10-13 Oktober mendatang.

Luhut juga memohon kepada para peserta untuk dapat membantu mempromosikan Indonesia sebagai tujuan wisata, karena menurutnya ini akan membuka kerjasama ekonomi dan budaya antar negara.

“Dengan membantu mempromosikan Indonesia sebagai tujuan berlibur, akan membuka kolaborasi dengan negara kita. Kita bisa bertukar informasi, meningkatkan hubungan bisnis dan kebudayaan,” tuturnya.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, yang menjadi salah satu narasumber, menjelaskan tentang situasi terkini dari Gunung Agung dan dampak Gempa Lombok.

“Letusan Gunung Agung hanya berdampak pada area beberapa radius kilometer dari puncak gunung,” ujar Kepala BMKG Dwikorita.

Kepala BMKG itu menyampaikan informasi dan juga menjelaskan secara detail tentang gempa bumi yang baru-baru ini terjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada semua yang hadir.

Sementara itu saat memasuki sesi ramah tamah, Dubes Panama untuk Indonesia Deborah Ho mengatakan kepada Menko Luhut, bahwa dirinya menyakini Pertemuan Tahunan IMF-WB akan berjalan baik dan lancar.

Dubes Deborah Ho menyatakan demikian, setelah dirinya mendapat informasi yang lengkap tentang pertemuan IMF-WB nantinya dan apa yang akan dilakukan pemerintah Indonesia jika terjadi bencana.

Hal serupa juga disampaikan oleh Dubes Maroko untuk Indonesia Ouadiâ Benabdellah kepada Menko Luhut, terkait pelaksanaan dan antisipasi selama acara pertemuan berlangsung.

Turut hadir dalam acara tersebut IMF Senior Resident Representative (Perwakilan IMF) untuk Indonesia John G Nelmes.

Berita: Sigit | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.