Kabupaten/Kota

78.750 Masker Disiapkan untuk Warga Depok

Depok – Sebanyak 78.750 masker disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap paparan abu vulkanik yang tersebar hingga wilayah Kota Depok.

Masker tersebut disalurkan Pemkot Depok melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Farmasi kepada 39 Puskesmas se-Kota Depok. Penyaluran berlangsung di Gedung Instalasi Farmasi Balai Kota Depok, Selasa (8/9/2026) pagi.

Langkah antisipasi itu dilakukan setelah erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat (4/9/2026) lalu yang menyebabkan abu vulkanik tersebar hingga wilayah Depok.

Dilansir dari portal berita.depok.go.id, Kepala UPTD Farmasi Kota Depok, Hasmawati, menjelaskan masker yang disediakan terdiri atas jenis earloop dan headloop. Masker tersebut diprioritaskan untuk warga yang rentan dan masyarakat yang sering melakukan aktivitas di luar ruangan.

Setelah disalurkan ke Puskesmas, masker akan diteruskan kepada kelurahan setempat untuk selanjutnya dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Tak hanya menyiapkan masker, Pemkot Depok juga memastikan kesiapan obat di Puskesmas untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan akibat paparan debu vulkanik.

Foto: Ist./Diskominfo Depok

Hasmawati menyatakan ketersediaan obat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas dalam kondisi aman. Hingga kini, belum ada laporan mengenai lonjakan kasus ISPA ataupun permintaan obat khusus akibat paparan debu vulkanik.

Ketersediaan masker dan obat tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkot Depok dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap siap menghadapi dampak lingkungan akibat sebaran abu vulkanik.

Dengan distribusi melalui Puskesmas dan kelurahan, Pemkot Depok berharap perlindungan berupa masker dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memastikan fasilitas kesehatan tetap memiliki persediaan obat yang memadai. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Diskominfo Depok)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.