Pemkot Depok Perkuat Biskita Menuju Pengelolaan Mandiri
Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus memperkuat penyelenggaraan transportasi publik melalui peningkatan layanan Biskita Trans Depok. Selain mendorong pertumbuhan penggunaan angkutan umum, Pemkot Depok juga menyiapkan sistem pelayanan melalui aplikasi Trans Depok sebagai bagian dari persiapan pengelolaan secara mandiri.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Aan Syurahman, mengatakan keberadaan transportasi publik yang aman, nyaman dan mudah diakses perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki pilihan dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari.
“Transportasi publik harus terus kita perkuat sehingga masyarakat memiliki pilihan dalam melakukan perjalanan sehari-hari. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan angkutan umum,” ujar Aan, Selasa (8/9/2026).
Upaya tersebut sejalan dengan perkembangan jumlah pengguna Biskita Trans Depok. Berdasarkan data Dishub Kota Depok, jumlah penumpang pada Januari 2026 tercatat sebanyak 190.365 orang dan meningkat menjadi 203.426 penumpang pada Juli 2026.
Dengan demikian, terjadi penambahan 13.061 penumpang atau pertumbuhan sebesar 6,86 persen dari Januari hingga Juli 2026. Persentase tersebut merupakan perbandingan antara dua bulan dalam periode 2026 dan bukan pertumbuhan tahunan.
Adapun jika dibandingkan dengan Januari 2025, jumlah penumpang Januari 2026 meningkat dari 166.381 menjadi 190.365 orang atau sekitar 14,41 persen secara year on year (YoY).
Aan menyampaikan, pertumbuhan tersebut menjadi sinyal positif terhadap semakin meningkatnya pemanfaatan transportasi publik. Biskita Trans Depok telah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, termasuk untuk bekerja, kuliah dan berbagai kebutuhan perjalanan lainnya.
“Warga menggunakan transportasi publik untuk bekerja, kuliah, maupun aktivitas lainnya. Karena itu, yang penting adalah bagaimana layanan ini bisa memberikan rasa aman, nyaman dan membantu kebutuhan perjalanan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Aan, peningkatan jumlah pengguna perlu diikuti dengan penguatan kualitas pelayanan. Aspek keamanan, kenyamanan, kemudahan akses dan kualitas layanan menjadi perhatian agar masyarakat semakin yakin menjadikan angkutan umum sebagai pilihan mobilitas.
“Kalau transportasi publiknya nyaman dan mudah digunakan, masyarakat akan semakin tertarik untuk menggunakannya. Ini yang terus kami dorong,” katanya.
Sebagai bagian dari penguatan sistem pelayanan, Pemkot Depok kini telah memiliki aplikasi Trans Depok. Aplikasi tersebut dikembangkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh informasi perjalanan Biskita Trans Depok.
Sebelumnya, layanan Biskita Trans Depok masih terintegrasi dengan sistem Kementerian Perhubungan, termasuk melalui platform Mitra Darat. Ke depan, Biskita Trans Depok dipersiapkan untuk dikelola secara mandiri oleh Pemkot Depok.
“Nantinya Biskita Trans Depok ini akan dikelola sendiri oleh Pemerintah Kota Depok. Aplikasi ini juga menjadi salah satu kelengkapan ketika nanti sudah dikelola oleh Kota Depok,” kata Aan.
Aplikasi Trans Depok dilengkapi sejumlah fitur pendukung perjalanan. Melalui fitur “Lokasi Saya”, pengguna dapat mengetahui halte yang berada di sekitar lokasi dan melihat informasi kedatangan bus terdekat setelah memilih halte.
Selain itu, tersedia fitur pencarian halte, informasi rute, pilihan rute perjalanan, pengaduan layanan, serta notifikasi yang memberikan informasi terkait operasional bus Trans Depok.
Aplikasi Trans Depok saat ini telah tersedia untuk perangkat Android melalui Google Play Store. Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan semakin membantu masyarakat merencanakan perjalanan secara lebih mudah sebelum menggunakan layanan Biskita Trans Depok.
Dishub Kota Depok akan terus melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan transportasi publik dengan mempertimbangkan perkembangan jumlah pengguna dan kebutuhan mobilitas masyarakat.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan Biskita Trans Depok terus berkembang, baik dari sisi kualitas pelayanan maupun kemudahan akses, sehingga transportasi publik dapat menjadi pilihan utama masyarakat.
“Kami ingin transportasi publik menjadi pilihan masyarakat, bukan sekadar alternatif. Karena itu, peningkatan kualitas pelayanan akan terus menjadi perhatian,” pungkas Aan. (Red/Mh/Foto: Ist./Diskominfo Depok)

