Audit Itwasum Polri, Polda Bali Diminta Perkuat Pembenahan
Denpasar – Polda Bali menggelar Taklimat Akhir Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 di Gedung Rupatama Polda Bali. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus upaya memperkuat tata kelola organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Taklimat akhir dihadiri Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.S.I., Irwil III Itwasum Polri Brigjen Pol. Eddy Hermanto, M.M., M.H. selaku Pengendali Teknis, Ketua Tim Audit Kombes Pol. Joko Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., anggota Tim Itwasum Polri, para Pejabat Utama Polda Bali, Kapolres/ta jajaran, serta peserta lainnya.
Dalam pembacaan Pernyataan Hasil Audit (PHA), Irwil III Itwasum Polri menegaskan bahwa pelaksanaan audit tidak semata-mata ditujukan untuk mencari kekurangan dalam pelaksanaan tugas.
Setiap temuan, kata dia, harus dipandang sebagai ruang untuk belajar dan melakukan perbaikan, sekaligus menjadi kesempatan untuk mengapresiasi berbagai inovasi positif yang telah dikembangkan jajaran Polda Bali.
Salah satu inovasi yang mendapat apresiasi adalah aplikasi Cakrawasi milik Ditintelkam Polda Bali. Aplikasi tersebut membantu pelaksanaan pengawasan orang asing secara digital dan terintegrasi.
Selain itu, inovasi Ngopi Kamtibmas yang dikembangkan Polresta Denpasar juga dinilai positif karena menjadi sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat untuk mendengar berbagai persoalan sekaligus mencari solusi bersama.
Tim Itwasum Polri juga menilai terdapat perbaikan kinerja Polda Bali dibandingkan dengan hasil evaluasi tahun sebelumnya. Perkembangan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa menegaskan seluruh hasil audit akan dijadikan bahan evaluasi dan pembelajaran bersama di lingkungan Polda Bali.
Menurutnya, audit tidak semestinya dipandang sebagai beban administratif, melainkan sebagai instrumen untuk memperbaiki proses kerja, menutup celah kelemahan, meningkatkan kepatuhan, serta memastikan setiap sumber daya organisasi memberikan manfaat optimal bagi pelaksanaan tugas kepolisian.
“Setiap temuan harus kita tindak lanjuti dengan aksi nyata. Tujuannya bukan hanya agar administrasi menjadi lebih baik, tetapi agar kualitas pelayanan kepada masyarakat juga semakin meningkat,” tegas Wakapolda Bali.
Ia juga meminta seluruh Kasatker dan Kasatwil jajaran Polda Bali segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang disampaikan Tim Audit Itwasum Polri secara serius, terukur, dan bertanggung jawab.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Pernyataan Hasil Audit, penyerahan PHA dan tabulasi hasil audit, serta pembacaan Surat Perintah Tindak Lanjut Temuan Audit Kinerja.
Melalui taklimat akhir tersebut, Polda Bali menegaskan komitmennya menjadikan hasil audit sebagai pijakan untuk melakukan pembenahan organisasi secara berkelanjutan.
Evaluasi dan tindak lanjut hasil audit diharapkan tidak hanya memperkuat aspek administrasi dan kepatuhan, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelaksanaan tugas serta pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, akuntabel, dan semakin dekat dengan masyarakat. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Humas Polda Bali)

