70 Paskibraka Badung Dikukuhkan
Badung – Sebanyak 70 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung Tahun 2026 resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pengukuhan berlangsung di Lobi Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Jumat (14/8/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.
Ke-70 anggota Paskibraka tersebut akan bertugas dalam upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2026 di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung.
Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah berhasil melewati proses seleksi dan mendapat kesempatan menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Sebagai Bupati Badung, saya selaku pemerintah dan masyarakat Badung menyampaikan apresiasi kepada anak-anak yang sudah mendapat kesempatan untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka,” ujar Adi Arnawa.
Ia menegaskan, tugas sebagai Paskibraka hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai bagian dari perangkat upacara. Lebih dari itu, pengalaman tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai kemerdekaan yang kemudian diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Saya mengajak anak-anak yang mendapat kesempatan hari ini tidak sekadar menjadi bagian perangkat dari upacara. Saya berharap semangat nasionalisme dan kemerdekaan perlu terus digelorakan di dalam tubuhnya dan diimplementasikan di masyarakat,” katanya.
Menurut Adi Arnawa, semangat perjuangan para pahlawan juga harus diteruskan melalui kontribusi nyata dalam pembangunan. Menghormati jasa para pahlawan tidak cukup hanya dilakukan setiap momentum peringatan kemerdekaan, tetapi harus diwujudkan melalui upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya manusia.
“Untuk mengenang jasa-jasa pahlawan kita yang telah gugur mendahului kita sebagai pahlawan bangsa, tidak cukup dalam perayaan hari kemerdekaan ini. Yang paling penting adalah semangat perjuangan para pejuang kita harus kita gelorakan dengan cara menuntaskan kemiskinan dan meningkatkan SDM menjadi SDM yang unggul, sehingga suatu saat nanti Indonesia akan menjadi Indonesia Emas,” ungkapnya.
Selain pengukuhan, Pemerintah Kabupaten Badung juga memberikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka atas prestasi dan keberhasilan mereka melewati proses seleksi yang ketat.
Bupati mengatakan, menjadi anggota Paskibraka bukanlah proses yang mudah karena setiap peserta harus melalui berbagai tahapan seleksi.
Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi tersebut, Pemkab Badung menyiapkan apresiasi sebesar Rp10 juta untuk masing-masing anggota Paskibraka yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung.
“Sudah menjadi kebiasaan dan tradisi kita memberikan apresiasi atas prestasi yang diberikan Kabupaten Badung, karena yang bersangkutan sudah terpilih menjadi bagian Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Ini kan tidak mudah karena melewati seleksi yang ketat. Oleh karena itulah sebagai bentuk reward, kami juga memberikan Rp10 juta masing-masing untuk Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang sudah dirancang dalam APBD kami,” pungkasnya.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi 70 anggota Paskibraka Badung untuk menjalankan amanah pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih sekaligus membawa semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari. (Red/Gate 13/Foto: Ist.)

