PemerintahPeristiwa

593 Ribu Warga Jakarta Barat Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis, Capaian Tembus 23,14 Persen

Jakarta Barat – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus menunjukkan perkembangan positif di Jakarta Barat. Hingga 6 Juli 2026, sebanyak 593.654 warga atau 23,14 persen dari total penduduk Jakarta Barat telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, mengatakan capaian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan promotif dan preventif melalui deteksi dini berbagai penyakit di masyarakat.

“Untuk se-Jakarta Barat, capaian CKG sudah mencapai 23,14 persen sampai dengan 6 Juli 2026,” ujar Sahruna saat dikonfirmasi, Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama jajaran Dinas Kesehatan terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat agar semakin banyak warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Hingga akhir tahun 2026, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menargetkan 46 persen dari total penduduk atau sekitar 1.180.124 jiwa telah mengakses Program CKG.

“Sampai akhir tahun target kami adalah 46 persen penduduk sudah mengakses CKG, atau sekitar 1.180.124 penduduk,” jelasnya.

Sahruna menerangkan bahwa layanan CKG dirancang berdasarkan kelompok usia sehingga pemeriksaan yang diberikan lebih sesuai dengan kebutuhan kesehatan masing-masing warga.

Khusus bagi masyarakat usia dewasa, Program CKG mencakup 17 jenis skrining kesehatan, meliputi pemeriksaan aktivitas fisik, kebiasaan merokok, tuberkulosis (TB), kesehatan jiwa, penyakit hati, faktor risiko kanker, status gizi, hipertensi, diabetes melitus, kesehatan mata, pemeriksaan lanjutan TB, kesehatan telinga, kesehatan gigi dan mulut, penyakit kulit, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), deteksi kanker leher rahim, hingga skrining kanker paru.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi faktor risiko maupun penyakit sejak dini sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Karena itu, Sahruna mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan CKG yang tersedia di puskesmas terdekat sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan Program CKG di Jakarta Barat tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penerbitan Instruksi Wali Kota Jakarta Barat pada Januari 2026 yang mendorong percepatan pelaksanaan Program CKG, termasuk pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di lingkungan Kantor Wali Kota, Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), maupun seluruh kantor jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan partisipasi aktif masyarakat, Program CKG diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit, memperkuat budaya hidup sehat, serta mewujudkan masyarakat Jakarta Barat yang lebih sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik. (Red/Mh/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.