Gubernur Koster Dampingi Megawati Tinjau Konservasi Pantai Bali
Badung – Gubernur Bali Wayan Koster mendampingi Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, meninjau pelaksanaan Bali Beach Conservation Project (BBCP) Phase II Package 2 di kawasan pesisir Pantai Kuta, Pantai Legian, dan Pantai Seminyak, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (11/10/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Koster menjelaskan pentingnya proyek konservasi pantai untuk menjaga kestabilan garis pantai, mengurangi dampak abrasi, serta melindungi kawasan pesisir yang menjadi salah satu penopang utama pariwisata Bali.
Konservasi pantai menjadi perhatian penting karena kawasan Kuta, Legian, dan Seminyak tidak hanya memiliki nilai lingkungan, tetapi juga berperan besar dalam aktivitas pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Kondisi pantai yang terjaga turut mendukung kenyamanan wisatawan, keberlangsungan kegiatan usaha, serta pemanfaatan kawasan pesisir oleh masyarakat setempat.
Melalui proyek BBCP Phase II Package 2, pemerintah melaksanakan serangkaian pekerjaan teknis untuk membantu memulihkan dan mempertahankan kondisi pantai.
Berdasarkan informasi Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, lingkup pekerjaan di kawasan Kuta-Legian-Seminyak meliputi pembangunan empat pemecah gelombang baru, modifikasi satu pemecah gelombang yang telah ada, serta pengisian pasir pantai atau sand nourishment.
Pengisian pasir tersebut dirancang untuk membantu mengembalikan volume pasir di sejumlah segmen pantai yang mengalami erosi. Secara keseluruhan, pekerjaan pengisian pasir membentang sekitar 5,3 kilometer di kawasan Kuta, Legian, hingga Seminyak. Sementara itu, struktur pemecah gelombang berfungsi membantu meredam energi gelombang sebelum mencapai garis pantai.
Pekerjaan konservasi ini diharapkan dapat mendukung perlindungan kawasan pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi pantai bagi masyarakat dan sektor pariwisata. Pelaksanaannya juga berkaitan dengan perlindungan infrastruktur serta fasilitas umum di sekitar kawasan pantai.
Menjaga pesisir dan keberlanjutan pariwisata
Kawasan Pantai Kuta, Legian, dan Seminyak telah lama dikenal sebagai destinasi wisata unggulan Bali. Namun, tekanan gelombang dan persoalan erosi pantai menjadi tantangan dalam menjaga kondisi pesisir agar tetap berfungsi secara optimal.
Karena itu, konservasi tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada upaya menjaga keseimbangan antara perlindungan lingkungan, kepentingan masyarakat, dan kegiatan ekonomi yang bergantung pada kawasan pantai.
Keberhasilan program tersebut memerlukan pelaksanaan pekerjaan sesuai perencanaan teknis, pengawasan mutu, serta koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan pemangku kepentingan setempat. Pemantauan terhadap kondisi pantai setelah pekerjaan selesai juga penting untuk menilai efektivitas upaya konservasi dalam jangka panjang.
Peninjauan yang dilakukan Megawati bersama Wayan Koster menjadi bagian dari perhatian terhadap upaya menjaga kawasan pesisir Bali.
Melalui pelaksanaan konservasi yang terencana dan berkelanjutan, kawasan Kuta-Legian-Seminyak diharapkan tetap terjaga sebagai lingkungan pesisir sekaligus destinasi pariwisata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Perlindungan garis pantai pada akhirnya tidak hanya menyangkut kondisi fisik kawasan, tetapi juga keberlanjutan mata pencaharian masyarakat, kualitas lingkungan, dan daya dukung pariwisata Bali bagi generasi mendatang. (Red/Gate 13/Foto: Istimewa)
Discover more from sandimerahputih.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

