Polda Papua Antisipasi Pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata

Timika |
Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar menegaskan, pihak kepolisian mengantisipasi pergerakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di wilayah pegunungan distrik Tembagapura Mimika dan kota Timika, Papua.

Menurut Kapolda Boy Rafli, pengelolaan keamanan di wilayah pegunungan Mimika, termasuk di area kota tentu merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.

“Penanganan juga kami lakukan, termasuk di area kota Timika,” kata Boy Rafli di Timika, Selasa (24/10).

Gangguan dari KKB tersebut, sebut  Boy Rafli, merupakan sebuah ancaman yang harus diantisipasi secara konsisten. Hal itu dimaksudkan agar tidak lagi ada korban-korban lain terutama dari pihak masyarakat sipil.

“Tentu di wilayah perkotaan tentu harus disikapi dari semua ancaman termasuk mereka yang menggunakan senjata api,” ujarnya dilansir Antara.

Namun Boy Rafli juga menggarisbawahi, pihaknya tentu mengedepankan upaya-upaya deteksi dan selalu siap siaga untuk menghadapi semua situasi yang terjadi di dua kondisi yang berbeda, yaitu wilayah pegunungan dan perkotaan.

“Di kota juga demikian. Hal ini kita upayakan agar dua medan karakteristik yang berbeda ini bisa kita kelola dengan sama baiknya,” ujar KapoldaBoy Rafli.

Kapolda Papua memaparkan, khusus untuk wilayah pegunungan mulai dari mile 69 hingga kampung Banti dan Utikini memiliki karakteristik medan. Geografisnya dipenuhi bukit, lembah dan sungai yang menjadi kendala tersendiri dan menguntungkan KKB.

Boy Rafli juga mengatakan bahwa anggotanya termasuk yang tergabung dalam satuan tugas pengamanan objek vital nasional (Satgas Amole) yang ditempatkan di wilayah sekitar PT Freeport Indonesia.

“Termasuk yang berada di kota telah dilatih dan mengetahui mendampingi dan kondisi yang dihadapi,” ungkapnya.

Untuk itu Boy berharap agar polisi diberi waktu untuk melakukan penegakan-penegakan hukum kepada KKB yang telah menggangu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Hal tersebut dimaksudkan agar tidak lagi ada korban-korban khususnya dari pihak masyarakat sipil.

Berita: Sigit | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *