Dirut PLN Lapor Progres Proyek 35 Ribu Megawatt ke Presiden

Jakarta |
Dirut PT PLN (Persero) Sofyan Basir menyambangi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (25/10). Tujuan Sofyan Basir tersebut guna membahas kemajuan pengaliran listrik ke desa-desa melalui Program Listrik Desa.

“Saya bicarakan progres soal (proyek listrik) 35.000 megawatt sudah berjalan, kemudian listrik desa sudah jalan, sudah hampir 4000 (desa) lebih,” kata Sofyan.

Sofyan juga menyampaikan, PT PLN pada Senin (23/10) lalu juga telah memenuhi suplai listrik di 100 desa di pedalaman Provinsi Papua. Sisanya, lanjut Sofyan, masih terdapat sekitar 1.200 desa lagi yang harus dialiri listrik PLN.

“Berlokasi di Maluku, Papua dan NTT, yang terbesar itu ya. Karena kan terpisah-pisah ya, jadi memang agak lama prosesnya,” kata Sofyan menjelaskan upaya pengaliran listrik ke kawasan terpencil.

Menurut paparan Dirut PLN itu, pada pertengahan Oktober 2017 lalu, pihaknya juga telah meresmikan listrik desa di enam desa pada Kecamatan Gunung Timang, Provinsi Kalimantan Tengah yang dipusatkan di Desa Ketapang dalam rangka peringatan Hari Listrik Nasional yang puncaknya diperingati pada 27 Oktober 2017.

Listrik di enam desa itu adalah Desa Kandui, Desa Baliti, Walur, Ketapang, Rarawan dan Malungai dengan sasaran listrik 650 kepala keluarga.

Berikutnya PLN menargetkan ada 11.300 desa yang teraliri listrik hingga 2019 untuk memenuhi rasio elektrifikasi nasional yang saat ini baru mencapai 91 persen.

Berita: Sigit | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *