Pendidikan

Koster Pastikan Sekolah Rakyat Bali Siap Beroperasi Akhir Juli, Proyek Strategis Nasional Masuki Tahap Finishing

Karangasem – Gubernur Bali Wayan Koster memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, berjalan sesuai target dan siap beroperasi pada akhir Juli 2026.

Kepastian tersebut disampaikan usai meninjau langsung progres pembangunan sekaligus kesiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh pekerjaan fisik pada proyek strategis nasional di sektor pendidikan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sebelum dimulainya proses belajar mengajar. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pembangunan telah mencapai sekitar 95 persen dan kini memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).

Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan bagian dari program strategis nasional Pemerintah Pusat yang bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui sistem pendidikan berasrama. Program ini sekaligus menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pembangunan sumber daya manusia.

Di Provinsi Bali, fasilitas pendidikan tersebut dibangun di atas lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali seluas sekitar 5,6 hektare di Desa Tulamben, Kabupaten Karangasem.

Dalam kunjungannya, Gubernur Koster meninjau secara menyeluruh berbagai fasilitas yang tengah diselesaikan, mulai dari ruang kelas, laboratorium, asrama siswa, dapur umum, ruang makan, kamar mandi hingga sarana pendukung lainnya. Ia menegaskan bahwa seluruh pekerjaan harus diselesaikan dengan standar kualitas terbaik agar seluruh fasilitas dapat langsung dimanfaatkan pada awal tahun ajaran baru.

Foto: Ist.

Menurut Koster, Pemprov Bali terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, serta instansi terkait lainnya guna memastikan seluruh target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan Pemerintah Pusat.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan terhadap perkembangan pembangunan sekaligus melaporkan progresnya secara berkala kepada Pemerintah Pusat agar implementasi program strategis nasional tersebut berjalan sesuai tujuan.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang menyediakan layanan pendidikan gratis mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Konsep sekolah berasrama yang diterapkan tidak hanya menyediakan ruang belajar modern, tetapi juga berbagai fasilitas penunjang seperti laboratorium, asrama putra dan putri, ruang makan, dapur umum, fasilitas olahraga, tempat ibadah, serta sarana pembelajaran lainnya.

Pemerintah juga menjamin seluruh kebutuhan peserta didik selama mengikuti pendidikan, mulai dari seragam sekolah, buku pelajaran, perlengkapan belajar, komputer jinjing (laptop), hingga penyediaan makanan bergizi setiap hari.

Bagi Gubernur Koster, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi Bali pada masa mendatang. Pendidikan, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membangun masyarakat yang berkarakter, berintegritas, berilmu pengetahuan, memiliki akhlak mulia, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Ia menilai pemerataan akses pendidikan merupakan langkah paling efektif untuk memutus mata rantai kemiskinan sekaligus membuka kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh pendidikan yang berkualitas.

Koster juga menegaskan bahwa Sekolah Rakyat Terintegrasi menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam menjamin hak setiap warga negara memperoleh pendidikan tanpa memandang latar belakang ekonomi.

Dengan mengedepankan nilai gotong royong, spiritualitas, pelestarian budaya Bali, dan penguatan rasa cinta Tanah Air, sekolah ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan, kepedulian sosial, dan daya saing tinggi.

Pemprov Bali menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan program strategis nasional tersebut sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sumber daya manusia, serta percepatan pengentasan kemiskinan di Pulau Dewata. (Red/Gate 13/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.