Luar Negeri

Dari Sidang Isbat ke Ruang Kelas, Ketua PA Jakarta Pusat Bangun Kesadaran Hukum WNI di Johor Bahru

Johor Bahru, Malaysia – Pelayanan hukum bagi warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri tidak berhenti di ruang sidang.

Di sela pelaksanaan sidang isbat nikah di Johor Bahru, Malaysia, Ketua Pengadilan Agama (PA) Jakarta Pusat, Aliyuddin, S.Ag., M.H., justru membawa pesan yang lebih luas, yakni membangun karakter generasi muda sekaligus memperkuat kesadaran hukum masyarakat Indonesia di luar negeri.

Rabu (5/8/2026), Aliyuddin mengunjungi sekolah yang dikelola Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru.

Di hadapan para pelajar Indonesia, ia mengajak mereka memanfaatkan kesempatan belajar sebagai investasi masa depan sekaligus menjaga identitas kebangsaan meski berada di luar negeri.

Menurut Aliyuddin, pelajar Indonesia di luar negeri merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan menjadi generasi unggul, berintegritas, dan mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan jati diri sebagai warga negara Indonesia.

“Kalian harus bangga menjadi anak Indonesia. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, raih cita-cita setinggi mungkin, dan kelak jadilah generasi yang membanggakan keluarga, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter melalui disiplin, tanggung jawab, nasionalisme, serta penghormatan terhadap hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Aliyuddin juga menjelaskan bahwa kehadirannya di Johor Bahru merupakan bagian dari pelayanan hukum melalui sidang isbat nikah bagi WNI.

Menurutnya, legalisasi perkawinan bukan sekadar memenuhi administrasi negara, tetapi memberikan kepastian hukum yang melindungi hak-hak suami, istri, dan anak.

“Pelayanan yang kami berikan bukan hanya menyelesaikan persoalan administrasi perkawinan, tetapi juga mengajak masyarakat agar semakin sadar pentingnya mematuhi aturan negara dan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.

Ia menambahkan bahwa setiap WNI yang tinggal di luar negeri turut membawa nama baik Indonesia sehingga harus menjadi teladan dalam menghormati hukum, menjaga etika, dan menaati peraturan di negara tempat tinggalnya.

Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para pelajar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung mengenai pendidikan, cita-cita, serta pentingnya memiliki karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa.

Kunjungan ini menjadi bukti bahwa pelayanan peradilan kepada masyarakat dapat berjalan berdampingan dengan edukasi hukum, pembinaan karakter, dan penguatan nasionalisme bagi WNI di luar negeri. (Gate 13/Foto: Ist./Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.