July 22, 2024

Viral Ayah Peluk Anak di Tahanan, Polri: Tidak Apa-Apa, Tetap Ada Pengawasan

Denpasar |
Polri tidak mempersoalkan anggotanya di Provinsi Jambi membukakan pintu sel tahanan agar seorang anak dapat masuk dan memeluk ayahnya yang ditahan di dalam sel.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan hal tersebut tidak menjadi masalah, lantaran anggota yang membuka jeruji itu tetap melakukan pengawasan terhadap tahanan tersebut.

“Ya nggak apa-apa. Prinsipnya tidak jadi masalah. Tentu harus tetap ada pengawasan,” ujar Brigjen Pol Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, Senin (27/3).

Ia menjelaskan, setiap tahanan mendapat perlakuan yang sama yaitu memiliki kesempatan untuk dibesuk oleh pihak keluarga. Namun, petugas kepolisian harus mempertimbangkan segala faktor resiko saat pintu tahanan dibuka.

“Perlakuan terhadap tahanan itu prinsipnya sama, namun yang membedakan adalah bila tahanan tersebut dikhawatirkan melarikan diri ataupun kondisi tahanan termasuk kesehatannya,” katanya.

Pertimbangan tersebut, sambung Ramadhan, tentu bisa dilihat oleh anggota jaga tahanan. Bila hanya mengizinkan tahanan tersebut untuk bertemu puterinya dan diyakini tahanan tersebut tidak membahayakan ataupun tidak melarikan diri.

Meski demikian, Karopenmas Divisi Humas Polri menegaskan petugas jaga tahanan juga harus melihat kondisi tahanan tersebut. Tak hanya itu, dalam pembesukan ini juga tetap dalam pengawasan petugas.

“Namun, harus dilihat juga kondisi tahanan. Tetap dalam pengawasan. Tetep ada catatannya kalau tidak membahayakan atau tidak melarikan diri dan juga tetap dilakukan pengawasan,” imbuhnya.

Sebelumnya viral video di media sosial (medsos) adanya seorang tahanan yang sedang memeluk anaknya saat berada di dalam tahanan. Dalam video yang diunggah @undercover.id, anak perempuan itu terlihat mengenakan pakaian berwarna pink atau merah muda.

Berita: Red/Gate 13 | Foto: Ist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.