PendidikanPeristiwa

BRIN Tawarkan Beasiswa S2/S3 Degree by Research, Perkuat Kolaborasi Riset dengan Badilum

Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mendorong penguatan kolaborasi riset dengan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) melalui audiensi yang digelar pada Kamis (30/4).

Pertemuan ini bertujuan memperluas jejaring kerja sama sekaligus meningkatkan kegiatan riset dan pendukungnya di lingkungan peradilan.

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis (Dirbinganis) Badilum, Dr. Hasanudin, Kepala Pusat Riset Hukum BRIN Nawawi, Ph.D, para peneliti BRIN, serta tim kelompok kerja Badilum yang mengikuti secara daring.

Dalam pemaparannya, Nawawi menjelaskan bahwa BRIN menawarkan program beasiswa S2 dan S3 melalui skema Degree by Research (DBR) untuk mendukung riset pada delapan isu strategis yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

“Ada kerja sama beasiswa S2/S3 Program Degree by Research yang dapat kami tawarkan kepada Badilum. Hakim maupun tenaga teknis dapat mendaftar, dengan sumber pendanaan berasal dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini program tersebut telah bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, dan ke depan terbuka peluang perluasan kolaborasi dengan institusi lain.

Menariknya, skema Degree by Research ini dirancang fleksibel karena sebagian besar proses pembelajaran tidak mengharuskan kehadiran fisik di kampus.

Komunikasi akademik dilakukan secara daring, sehingga memungkinkan peserta tetap menjalankan tugas profesionalnya.

Lebih lanjut, Nawawi menegaskan bahwa untuk merealisasikan program ini diperlukan kerja sama formal antara BRIN dan Ditjen Badilum.

Adapun persyaratan utama bagi peserta adalah berstatus aparatur sipil negara (ASN) serta mengajukan proposal riset yang relevan.

Tahapan seleksi meliputi pengajuan berkas administrasi, seleksi administrasi, uji proposal, wawancara, hingga pengumuman akhir.

Audiensi ini menjadi langkah awal yang strategis dalam membuka peluang peningkatan kapasitas sumber daya manusia peradilan berbasis riset.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu hukum sekaligus memperkuat kualitas putusan dan kebijakan di lingkungan peradilan. (Gate 13/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.