Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polri Salurkan Bantuan Sosial Anak Disabilitas Ganda di Depok
Depok – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyalurkan bantuan sosial kepada Yayasan Rumah Piatu Muslimin Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Kota Depok, Kamis (18/6).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus yang berada di bawah pengasuhan yayasan yang telah berdiri sejak 1 Maret 1932 tersebut.
Saat ini, Wisma Tuna Ganda Palsigunung merawat 25 anak penyandang disabilitas ganda yang membutuhkan perhatian dan perawatan khusus setiap harinya.
Kehadiran jajaran Polri disambut hangat oleh para pengurus panti. Kepala Panti Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Kristanti, mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak asuh di tempat tersebut.
“Ini luar biasa. Sebuah kejutan yang tidak akan kami lupakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri yang telah berbagi kebahagiaan dengan anak-anak kami dan keluarga besar Wisma Tuna Ganda,” ujarnya saat ditemui Tim Liputan NTMC Polri.
Menurut Kristanti, kegiatan sosial seperti ini memiliki arti yang sangat besar, tidak hanya bagi anak-anak penghuni panti, tetapi juga bagi para pengasuh yang setiap hari mendampingi mereka.
Ia berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, khususnya kepada kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.
“Jangan pernah berhenti berbuat kebaikan. Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan dan kepedulian. Selain menjaga negara, kita juga memiliki tanggung jawab menjaga sesama masyarakat Indonesia,” katanya.
Sementara itu, Kepala Perawatan Wisma Tuna Ganda, Sidroh Nawati, turut menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada para penghuni panti.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada jajaran Polri, khususnya yang berada di wilayah Depok. Kehadiran dan bantuan ini memberikan kebahagiaan bagi anak-anak dan seluruh keluarga besar Wisma Tuna Ganda,” ujarnya.
Sidroh berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi anak-anak maupun seluruh pihak yang terlibat.
Dalam kesehariannya, para pengasuh di Wisma Tuna Ganda berupaya memberikan pelayanan dan perhatian terbaik bagi anak-anak dengan penuh kasih sayang layaknya keluarga sendiri.
“Untuk merawat anak-anak, kami berusaha melakukannya seperti merawat keluarga dan anak-anak kami sendiri,” ungkapnya.
Meski demikian, merawat anak-anak berkebutuhan khusus memiliki tantangan tersendiri. Menurut Sidroh, kebahagiaan terbesar para pengasuh adalah ketika anak-anak berada dalam kondisi sehat, ceria, dan merasa nyaman.
“Sukanya ketika anak-anak sehat, gembira, dan bahagia. Sedihnya ketika mereka sakit atau merindukan orang tua yang belum bisa datang menjenguk, bahkan ada yang kurang mendapatkan perhatian dari keluarganya. Itu yang membuat kami merasa sedih,” tuturnya.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan Polri sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian, dukungan, dan kasih sayang bersama.
Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap dapat terus memperkuat hubungan kemanusiaan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu kelompok rentan di tengah kehidupan bermasyarakat. (Red/Gate 13/Foto: Ist./eppid.polri.go.id)

