Pemprov DKI Perluas Akses Kerja Lewat Karir Jakarta Expo 2026
Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyelenggarakan Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026 sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kompetensi tenaga kerja, serta mendukung pengembangan kewirausahaan.
Kegiatan yang dibuka Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026), menyediakan akses terhadap 12.000 lowongan pekerjaan dengan melibatkan lebih dari 100 perusahaan dan menghadirkan 105 stan dari berbagai sektor usaha.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan kesempatan yang setara kepada seluruh pencari kerja, termasuk masyarakat dari luar Jakarta dan penyandang disabilitas.
“Jakarta selalu membuka diri bagi siapa pun untuk mencari kerja, kami tidak pernah membatasi apakah itu KTP Jakarta atau bukan KTP Jakarta. Jakarta adalah kota yang harus memperlakukan yang sama bagi semuanya, termasuk untuk disabilitas,” ujarnya.
Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 mengangkat tema Jakarta Bekerja: Optimis Membuka Akses, Membangun Karir dengan menghadirkan perusahaan dari sektor perbankan, otomotif, kuliner, teknologi informasi, dan bidang usaha lainnya.
Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 22–23 Oktober 2026, pukul 08.00–16.00 WIB, di Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan. Sementara itu, masyarakat dapat mengakses bursa kerja daring melalui https://karir.jakarta.go.id selama 8–29 Oktober 2026.
Sebagai penutup rangkaian bursa kerja Jakarta tahun 2026, penyelenggaraan kegiatan ini mencakup layanan pencocokan lowongan dan pencari kerja (job matching), wawancara langsung, konsultasi karier, peningkatan keterampilan, serta pengembangan kewirausahaan.
Hingga pembukaan kegiatan, lebih dari 28.000 pencari kerja tercatat telah melakukan pendaftaran secara daring.
“Saya mendengar tadi yang disampaikan oleh Bapak Kepala Dinas bahwa sudah ada 28.000 lebih yang mendaftar secara online dari 12.000 lowongan pekerjaan dari 100 lebih perusahaan. Mudah-mudahan saya ikut berharap dan mendoakan saudara-saudara sekalian segera mendapatkan pekerjaan di Jakarta ini,” kata Pramono.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga menyampaikan rencana perluasan kebijakan transportasi publik gratis bagi pencari kerja yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Januari 2027.
Melalui kebijakan tersebut, jumlah golongan penerima manfaat transportasi gratis akan ditingkatkan dari 15 menjadi 21 kelompok, termasuk pencari kerja yang nantinya direncanakan memperoleh kartu khusus.
“Per 1 Januari tahun 2027, Pemerintah DKI Jakarta akan membuat keputusan bahwa pencari kerja termasuk yang digratiskan naik seluruh transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta. Kami sudah memutuskan mulai 1 Januari ada dari 15 menjadi 21 golongan yang dibebaskan naik transportasi publik di Jakarta, termasuk di dalamnya adalah pencari kerja yang nanti diberikan kartu khusus,” jelasnya.
Selain kebijakan transportasi, Pemprov DKI Jakarta mempersiapkan pelatihan bahasa asing gratis untuk mendukung masyarakat yang berkeinginan bekerja di luar negeri, antara lain Jepang, Taiwan, Hong Kong, dan Jerman.
Pelatihan tersebut direncanakan menggunakan dukungan fasilitas Mobile Training Unit (MTU) milik Pemprov DKI Jakarta.
“Problem utamanya adalah bahasa, maka untuk itu saya sudah minta kepada Kepala Dinas Ketenagakerjaan Jakarta, Pemerintah Jakarta akan memberikan pelatihan bahasa gratis kepada saudara-saudara yang berkeinginan untuk bekerja di luar negeri,” ujar Pramono.
Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kompetensi agar pencari kerja memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Dalam paparan kegiatan disebutkan bahwa perekonomian Jakarta tumbuh 5,52 persen pada triwulan II 2026 dan memberikan kontribusi sekitar 16,32 persen terhadap perekonomian nasional.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Syaripudin menyampaikan bahwa kondisi ketenagakerjaan menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data yang disampaikannya, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurun dari 6,21 persen pada akhir 2024 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026.
“Kondisi ketenagakerjaan di DKI Jakarta menunjukkan perkembangan yang positif berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik, tingkat pengangguran terbuka di Jakarta mengalami tren penurunan dari angka 6,21 persen pada akhir 2024 menjadi 5,79 persen pada Mei 2026,” katanya.
Pemprov DKI Jakarta terus mengupayakan penurunan pengangguran melalui penguatan layanan ketenagakerjaan digital, pelatihan berbasis kebutuhan industri, penyelenggaraan bursa kerja, dan pengembangan wirausaha mandiri.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi pelaku usaha, dalam kegiatan tersebut juga diberikan TKM Awards kepada tiga UMKM binaan yang dinilai berhasil menciptakan kesempatan kerja di sektor informal.
Salah seorang peserta, Dimas (24), warga Jakarta Selatan, menyampaikan apresiasi atas kemudahan akses informasi dan layanan yang diberikan dalam kegiatan tersebut.
“Acara Karir Jakarta ini luar biasa membantu dan terorganisasi dengan sangat baik, pilihan perusahaannya banyak serta prosedurnya cepat,” ungkapnya.
Melalui Karir Jakarta dan TKM Expo 2026, Pemprov DKI Jakarta berharap tercipta hubungan yang semakin baik antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri. (Red/Alz/Foto: Ist./)
Discover more from sandimerahputih.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

