Kementerian Desa PDTT Berencana Wujudkan Desa Surga di Indonesia

Depok |
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar acara Gala Dinner dan Press Gathering, di The Margo Hotel Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Senin (2/12).

Acara tersebut digelar dalam rangka menjali tali silahturahmi dan harmonis serta kerjasama antara Biro Humas Kemendesa PDTT dengan para awak media.

Pada kesempatan itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengemukakan rencana kementerian yang dipimpinnya untuk mewujudkan adanya Desa Surga di seluruh Indonesia.

Dalam pengantarnya, Abdul Halim sempat menyanyikan lirik lagu band legendaris Koes Ploes berjudul ‘Kolam Susu’. Menurutnya lirik lagu tersebut membuatnya terinspirasi untuk mengkonsepkan terciptanya Desa Surga.

“Dalam lirik lagu tersebut menggambarkan makmurnya pedesaan, sehingga bisa dianalogikan sebagai desa surga,” ujar Abdul Halim, dihadapan puluhan awak media yang hadir meliput.

Desa surga, sambung Abdul, digambarkan akan memberikan keindahan, kenyamanan, ketenangan dan apa yang diinginkan akan bisa terpenuhi.

Ia memaparkan, bahwa saat ini ada 4 kategori tingkatan desa, diantaranya desa sangat tertinggal, desa tertinggal, desa berkembang, dan desa mandiri.

“Sedangkan desa surga yang akan digaungkan itu merupakan tingkatan desa mandiri, sehingga konsep desa yang ada didalamnya tentunya dapat memberikan kenikmatan bisa terwujud,” ucapnya.

Sementara saat ditanya wartawan soal adanya desa fiktif yang diduga juga menerima bantuan dana desa dari pemerintah, dirinya menegaskan bahwa desa seperti itu tidak ada.

Ditegaskan oleh Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, tidak ada istilah desa atau kampung fiktif, mengingat semua telah di verikasi dan disurvei dengan baik agar sesuai peruntukan.

“Ada itu desa yang nama Desa Siluman. Jadi desanya itu memang ada, bukan desa fiktif,” pungkasnya.

Pada kegiatan hari itu, tampak hadir Wakil Menteri (Wamen) Budi Ari Setiadi, Sekjen, para Direktur Jenderal (Dirjen), para Kepala Biro (Karo), serta jajaran staff Kemendes PDTT.

Berita/Foto: Mh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: