Kemendikbud Buka Lowongan 40 Tenaga Pendidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri

Jakarta |
Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sekjen Kemendikbud) pada Kamis (18/4) mengumumkan membuka kesempatan bagi guru dan tenaga kependidikan berstatus bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memenuhi persyaratan dan berminat untuk ditugaskan pada Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN).

Dilansir Humas Kemendikbud lewat situs setkab.go.id, Jumat (26/4), formasi tersebut dibuka dalam rangka memenuhi kebutuhan guru dan tenaga kependidikan pada sekolah Indonesia di luar negeri.

Disebutkan negara yang tersedia bagi para peminat tenaga pendidik SILN, antara lain Riyadh (Arab Saudi), Kairo (Mesir), Yangon (Myanmar), Jeddah (Arab Saudi), Kuala Lumpur (Malaysia), Tokyo (Jepang), Davao (Filipina), Singapura, Bangkok (Thailand), dan Kota Kinabalu (Malaysia).

Adapun guru atau tenaga kependidikan yang dibutuhkan meliputi, Guru Bahasa Indonesia, Guru Bahasa Inggris, Guru Bimbingan dan Konseling, Guru Kelas, Guru IPA Biologi, Guru IPA Fisika, Guru IPA Kimia, Guru IPS, Guru IPS Ekonomi, Guru IPS Geografi, Guru Matematika, Guru Pendidikan Agama Islam, Guru Pendidikan Agama Kristen, Guru Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Olahraga, Guru Perhotelan, Guru Pendidikan Kewarganegaraan, Guru Seni Budaya, Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan, Tenaga Kependidikan.

Selain persyaratan umum diantaranya usia maksimum 40 tahun, ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi peminat, yaitu berstatus sebagai guru bukan PNS, berijazah minimal S-1 sesuai bidang yang dibutuhkan dengan minimal IPK 2,75, memiliki sertifikat profesi pendidik yang linear dalam jabatan yang dilamar, TOEFL Prediction Score minimal 450 atau IELTS 5.0, memiliki pengalaman mengajar minimal 2 tahun.

Kemudian yang terakhir diutamakan memiliki sertifikat atau penghargaan tingkat nasional sebagai ketrampilan tambahan selain mengajar, seperti olahraga, pramuka, seni budaya, keagamaan, prakarya, Teknologi Informasi Komunikasi (ICT), akuntansi dan keuangan, dan lainnya.

Pada penguymuman juga tertera bagi pelamar Sekolah Indonesia di Tokyo diutamakan laki-laki, dan khusus pelamar sekolah Indonesia di Tokyo diutamakan memiliki kemampuan mengemudi kendaraan roda empat, dan dibuktikan dengan melampirkan fotokopi SIM A.

Pendaftaran lowongan ini dibuka mulai 18 April-8 Mei 2019, pengumuman hasil seleksi administrasi 14 Mei 2019, pelaksanaan seleksi 21-24 Mei 2019, dan hasil seleksi akan diumumkan pada Juni 2019.

Peserta seleksi melakukan pendaftaran/registrasi awal secara daring melalui laman http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln dengan cara memasukkan nomor sertifikat profesi pendidik, Nomor Unit Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), dan/atau Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) bagi yang memiliki nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan alamat surat elektronik.

Selanjutnya, pendaftaran dilakukan dengan cara login menggunakan username dan password yang dikirim oleh Sekretaris Panitia Seleksi Bersama melalui surat elektronik peserta seleksi.

Ditegaskan dalam pengumuman ini, Panitia Seleksi Bersama tidak melayani komunikasi dengan pelamar dalam bentuk apapun, juga pelamar diharapkan selalu memantau perkembangan informasi yang diumumkan pada portal resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berita: Sigit | Foto: Istimewa/Ilustrasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.