Kapolda Bali Lantik 575 Siswa Bintara Polri TA 2021

Denpasar |
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra melantik sebanyak 575 Siswa Bintara Polri Tahun Anggaran (TA) 2021, di lapangan Bakti Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Bali, Denpasar, Bali, Rabu (22/12).

Dari 575 siswa, Kapolda Bali melantik Siswa pengiriman Polda Bali sebanyak 254 orang dan Pengiriman Polda Papua sebanyak 321 orang.

Kegiatan yang meresmikan para siswa tersebut menjadi Bintara Polri sekaligus dilakukan upacara penutupan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2021.

Pada kesempatan tersebut Kapolda Bali juga memberikan penghargaan kepada siswa Cendikiawan Putu Dika Purna Adi Permana, siswa Trengginas I Kadek Ady Darma Yuda dan siswa Tertabah Kadek Dody Juniaputra.

Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra selaku Inspektur Upacara (Irup) membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri mengatakan, setelah dilantik para Bintara remaja nantinya akan berhadapan dengan dinamika tugas yang penuh dengan tantangan.

Disampaikannya bahwa Bintara remaja nantinya juga harus mampu menempatkan diri dan beradaptasi dalam situasi apapun, jangan mudah terbawa arus yang dapat menjerumuskan diri sendiri.

”Jadikan hari yang bersejarah ini sebagai langkah awal menuju tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tuturnya.

Kemajuan teknologi saat ini, sambung Putu Jayan, telah merubah lanskap kehidupan masyarakat menjadi lebih terbuka, tanpa batas dan serba cepat.

Ia menggarisbawahi, globalisasi dengan revolusi industri 4.0 digitalisasi dan kejahatan yang memanfaatkan kemajuan informasi teknologi (cyber crime) menuntut Polri untuk terus beradaptasi, belajar dan terus belajar guna meningkatkan kemampuannya yang unggul di era Police 4.0.

”Kita juga masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19 yang belum berakhir dan kehidupan new normal yang menuntut setiap orang menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. untuk itu jadilah pelopor dan teladan dalam meggelorakan prokes dimanapun saudara berada,” ucapnya.

Kapolda Bali juga menyampaikan bahwa saat ini semua juga berada dalam era demokratisasi, alam demos dan cratos, dimana kekuasaan ditangan rakyat, dan rakyat pemegang kekuasaan tertinggi di negeri ini.

”Maka polri bukan hanya sekedar dituntut mendapatkan kepercayaan saja dari rakyat (public trust), akan tetapi lebih dari itu, tingkat kepercayaan rakyat harus tinggi kepada polisinya (public confidence),” tuturnya.

Kuncinya, sambung Kapolda Bali, bahwa Polri harus mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) sebagai alat dan kekuatan utamanya yang unggul, kreatif dan inovatif. petugas yang humanis dan menghormati hak asasi manusia, menghindari perbuatan tercela dan tindakan yang menyakiti hati rakyat.

Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra juga mengucapkan selamat kepada para Bintara remaja dan para orang tua atas keberhasilan putera dan puterinya menjadi seorang Bintara Polri.

“Saya ucapkan selamat kepada para Bintara remaja dan para orang tua atas keberhasilan putra dan putrinya menjadi Bintara remaja Polri yang baru saja dilantik. Keberhasilan saudara merupakan perjuangan yang panjang, doa orang tua dan ridho Tuhan yang maha kuasa. Oleh karena itu jangan sia-siakan semua usaha, perjuangan dan cita-cita yang ingin saudara raih. Pelantikan dan penutupan pendidikan ini bukan akhir dari perjalanan, akan tetapi awal dari pengabdian sebagai Bhayangkara muda,” tutupnya.

Berita: Gate 13 | Foto: Ist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: