Di Jaktim Lebih 3.200 KK Terdampak Banjir, Gubernur DKI Perintahkan Karbolisasi

Jakarta |
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memerintahkan agar segera dilakukan karbolisasi di permukiman yang terdampak banjir. Diharapkan langkah itu dapat mencegah timbulnya berbagai wabah penyakit paska banjir.

Lebih dari 3.200 keluarga atau sekitar 11.000 jiwa warga Jakarta Timur terdampak banjir yang terjadi sejak Senin (5/2) akibat meluapnya Sungai Ciliwung.

Hal itu terungkap ketika Gubernur Anies Baswedan meninjau korban dan lokasi banjir di 2 kecamatan di Jakarta Timur, Selasa (6/2).

Ada dua lokasi yang dikunjungi Gubernur DKI Jakarta bersama rombongan dengan didampingi Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana. Yang pertama Kelurahan Kampung Melayu di RT 02 RW 07, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.

Gubernur Anies langsung meninjau beberapa lokasi rumah yang terendam banjir dan menyapa warganya yang didampingi Camat Jatinegara Nasrudin Abu Bakar dan Lurah Kampung Melayu Setiawan.

Selanjutnya Anies ke lokasi banjir Gang Arus, Kelurahan Cawang,Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Gubernur Anies langsung meninjau lokasi yang terdampak akibat luapan Kali Ciliwung untuk memastikan apakah kedua lokasi itu sudah surut atau belum.

Gubernur menyatakan banjir di Kampung Melayu dan Gang Arus memang sudah surut. Namun warga dan petugas harus waspada dan siaga.

“Tinggal mengerahkan petugas untuk membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir dan masih terendam lumpur. Kita sudah kerahkan semua petugas untuk siap siaga,” katanya.

Anies menjelaskan pihaknya sudah cek pengungsi banjir akan kebutuhan makanan dan tidak ada yang kurang. “Untuk obat-obatan, pempers, susu dan lain sebagainya stoknta mencukupi,” jelas Anies.

Diharapkan oleh Gubernur Anies agar warga bersabar dengan bencana banjir akibat luapan  sungai Ciliwung tersebut.

“Saya sudah koordinasikan dengan wali kota, camat dan lurah serta sudin terkait untuk bersama-sama membantu wilayah terdampak banjir mengatasi semuanya dengan aman dan terkendali, “pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana menjelaskan warga yang terdampak banjir berjumlah 11.834 jiwa dari 3.282 KK. “Itu data paling mutakhir. Namun semua wilayah terdampak banjir sudah mulai surut,” lanjutnya.

Secara rinci Wali Kota Bambang menjelaskan, warga yang terdampak banjir di Kelurahan Kampung Melayu sendiri ada 28 RT dari 5 RW dengan penduduk 1.829 jiwa dari 587 KK. Sementara di Kelurahan Cawang ada 24 RT dari 5 RW yang terdampak banjir yang berpenduduk 2.472 jiwa dari 472 KK.

Menurut Walikota, untuk semua pengungsi kebutuhan makanan dan lainnya cukup stoknya. “Cuma tadi ada masalah, warga mengeluh kekurangan makanan. Saat ditelusuri ternyata warga tersebut bertahan di rumahnya berada di lantai 2. Padahal seluruh petugas sudah menghimbau kepada warga untuk mengungsi,” tutur Pak Wali.

Namun semua hal itu sudah bisa diatasi, diharapkan semua sudin terkait, camat dan lurah membantu segalanya agar banjir tahunan ini bisa diatasi.

Selanjutnya wali kota mengajak warga dan aparat permukiman terdampak banjir melakukan pembersihan dari lumpur dengan karbolisasi terbebas dari kuman penyakit.

Berita: Pri | Foto: Istimewa/Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *