Jelang Pilkada 2020, Bawaslu Kota Depok Gelar Bimtek dan Lantik Pengawas TPS

Depok |
Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2020, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok menggelar bimbingan teknis (bimtek) dan melantik sebanyak 122 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kelurahan Baktijaya, di lingkungan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Ganesha, Depok, Jawa Barat, Rabu (18/11).

Pada kesempatan itu anggota Panwaslu Kelurahan Desa (PKD) Baktijaya Ahmad Mahdi mengatakan, bahwa pelaksanaan Pilkada tahun ini berbeda dari biasanya dikarenakan sedang dalam masa pandemi Covid-19, sehingga harus selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Dengan telah direkrutnya Pengawas TPS, maka selanjutnya diberikan bimtek agar menjadi tahu tugas dan fungsi pengawas. Bimtek ini dilakukan minimal dua kali ,” ujarnya.

Dengan dapat memahami tugas dan fungsinya dilapangan, sambung Ahmad Mahdi, nantinya menjadikan bekal yang cukup dalam melaksanakan fungsi pengawasan di TPS.

Menurut Mahdi, Pengawas TPS dalam membantu Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) saat melakukan pengawasan mempunyai tugas dan wewenang, yakni mengawasi persiapan pemungutan dan penghitungan suara.

“Selain itu juga mengawasi pelaksanaan pemungutan suara, mengawasi persiapan penghitungan suara, mengawasi pelaksanaan penghitungan suara, menyampaikan keberatan dalam hal temuannya,” jelasnya.

Ahmad Mahdi mengaku bersyukur acara bimtek dan pelantikan hari itu berjalan lancar, serta berharap para pengawas TPS dapat menjalankan tugas sesuai fungsinya.

“Alhamdulillah pelantikan dan bimtek pengawas TPS Kelurahan Baktijaya berjalan lancar tanpa ada kendala. Semoga para pengawas bisa melaksanakan tugas dengan amanah, jujur dan menjaga integritas tinggi pada pilkada nanti tanggal 9 Desember,” ucapnya.

Disebutkan oleh Mahdi, selaku PKD Baktijaya pihaknya merasa sangat bersyukur dengan banyaknya yang mendaftar dengan tahapan seleksi administrasi yang ketat sampai ketahap wawancara. “Saya mendoakan semua Pengawas TPS selalu diberikan kesehatan dan kekuatan,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan, untuk menjadi pegangan para Pengawas PTS, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Depok mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dengan nomor 002/K.BAWASLU-PROV.25-10/HK.01.01/XI/2020 yang ditandatangani oleh Ketua Intan Andini.

SK tersebut, lanjut Mahdi, mengesahkan Pengawas TPS pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Depok dengan masa tugas berakhir paling lambat tujuh hari setelah pemungutan suara.

Selain menerima SK, pada acara bimtek dan pelantikan hari itu juga dibacakan pakta integritas oleh salah seorang pengawas TPS yang hadir. “Semoga pelaksanaan pilkada di masa pandemi Covid-19 ini dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat memilih sesuai dengan nuraninya dan menerima hasil pemilihan,” imbuhnya.

Berita/Editor: Red/Mh | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: