Bupati Jembrana Paparkan Capaian Kinerja 100 hari Kerja

Jembrana |
Memperingati 100 Hari Kerja Kepemimpinan Tamba-Ipat, Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna paparkan capaian kinerja sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat Jembrana di Stage Pura Jagatnatha, Jembrana, Bali, Sabtu (5/6) malam.

Acara penyampaian capaian 100 hari kepemimpinan Tamba-Ipat dihadiri terbatas oleh jajaran Forkopimda, perwakilan investor, koalisi partai pendukung dengan menerapkan protokol keshatan ketat serta sejumlah pembatasan undangan yang hadir. Turut juga hadir anggota DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra, konsulat jenderal India di Bali Prakash Chand.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan, bahwa pemaparan 100 hari ini, merupakan momentum untuk memberikan gambaran kepada masyarakat tentang apa yang telah dan akan diperbuat. Yang menarik, juga dilaksanakan penandatangan perjanjian atau MoU Pemkab Jembrana dengan beberapa instansi.

Diantaranya adalah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Bali, PT ASDP Indonesia Ferry, MoU dengan lima kampus terkait pendidikan dan kewirausahaan, MoU antara PT Surya Sanjaya dan PT Bima Sakti Junlio dengan 3 bendesa adat diantaranya Bendesa Adat Kertajaya Pendem, Bendesa Pekutatan serta Bendesa Adat Melaya disaksikan Bupati dan perwakilan Perusda Provinsi Bali.

Penandatangan perjanjian atau MoU Pemkab Jembrana dengan beberapa instansi. (Foto: Ist./Ad.)

“Kurun waktu 100 hari digunakan untuk membangun pondasi kokoh dalam mewujudkan visinya yang disampaikan saat kampanye yaitu mewujudkan masyarakat Jembrana bahagia berlandaskan Tri Hita Karana dengan misi ‘Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana,” kata Tamba.

Tujuan akhir dari visi misi itu, sambungnya, adalah terwujudnya masyarakat jembrana yang maju dan bahagia, diimplementasikan lewat sejumlah terobosan dan beragam kemudahan. 100 hari kepemimpinan Tamba-Ipat telah meluncurkan inovasi program yang memiliki konsep pelayanan untuk masyarakat. Seluruhnya ditujukan untuk memudahkan akses masyarakat serta mendekatkan pelayanan.

Mulai dari aplikasi kedaruratan JES (Jembrana Emergency Service), program JKJ Plus serta inovasi layanan Dokter Sayang (dokumen terlengkap saat bayi pulang), yang memberikan kemudahan pengurusan dokumen bagi pasien pasca melahirkan di RSU Negara.

“Berbagai terobosan itu wujud komitmen kerja kita kepada masyarakat. Hal itu untuk memberikan kemudahan akses serta mendekatkan pelayanan kepada mereka,” ujarnya dalam Peringatan 100 Heri Kerja Kepemimpinan Tamba-Ipat,” tegas Tamba.

Pada kesempetan itu pula, Bupati Jembrana juga menjelaskan beberapa jalinan kerjasama (MoU) yang telah dibangun dengan berbagai pihak sebagai upaya dalam meningkatkan PAD wilayah Jembrana. Ditegaskan oleh I Nengah Tamba, investasi yang masuk itu diharapkan menumbuhkan ekonomi sekaligus membantu menggenjot PAD yang masuk serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Jembrana.

“Jadi ketika kita bekerja mesti melihat dulu fakta sesungguhnya. Kita punya uang atau tidak. Kalau tidak punya uang tidak mungkin kita bisa kerja. Kemudian sisi birokrasi, keduanya sebagai ekosistem pemerintahan.
Saya melihat potensi Jembrana ini bagus. Tinggal bagaimana menggalinya agar jadi pemasukan,” jelasnya.

Menurutnya, perda-perda yang yang lama perlu dievaluasi untuk meningkatkan PAD seperti Perda penyewaan aset nilainya sangat murah, menara (Tower) banyak sekali di Jembrana serta tambak juga banyak tapi kecil sekali pendapatannya.

“Kita ingin Menambah PAD tapi disatu sisi kita tidak punya aturan agar ada pemasukan/ retribusi. Ini yang ingin cepat kita selesaikan,” kata Tamba menambahkan.

Sementara disektor pertanian, lanjutnya, ini menyebut kakao Jembrana sangat potensial sebagai produk hasil pertanian Jembrana yang sudah mendunia. Namun belum merupakan satu kesatuan sehingga akan dicari solusinya agar produksi Kakao mudah diakomodir serta mempermudahkan proses ekspor.

“Formulanya akan kita cari, sehingga ada kontribusi lebih untuk daerah. Sehingga ketika ada perdagangan nasional maupun eksport, ada retribusi masuk,” ungkap Politikus Demokrat itu.

Sebagai bahan evaluasi, pihaknya pun menyadari potensi pariwisata di Jembrana sangat kecil. Justru sektor perikanan yang menjadi unggulan di Jembrana.

“Selama 100 hari ini kita sudah banyak mendekatkan diri dengan para investor, serta mejalin kedekatan pula dengan pemerintah dari provinsi hingga kepusat. Astungkara, hingga sampai hari ini kita sudah banyak melakukan MOU dengan perusahaan besar yang hasilnya nanti akan mampu meningkatkan PAD Jembrana,” ungkap Bupati asal Desa Kaliakah itu.

Suasana acara pemaparan yang menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak. (Foto: Ist./Ad.)

Selain memaparkan capaian, Bupati Tamba juga memaparkan berbagai mimpi besarnya hendak dilaksanakan untuk membangun Jembrana kedepan. Mulai dari pembangunan sirkuit all in one di Desa Pengambengan, wisata spiritual di Tibu Kleneng Perancak, pembangunan krematorium di Kaliakah, pembangunan gedung perpustakaan yang baru, penataan sungai ijogading hingga membangun rumah tenun sebagai sentra tenun di Jembrana. Termasuk pula merampungkan investasi perusahaan perikanan di Perancak.

“Jika ini terwujud, hasilnya 3-4 tahun kedepan akan kelihatan. Jadi mohon doa restunya, karena dengan ini akan mampu membuka 2000-3000 lapangan kerja, serta ekonomi Jembrana bisa bergerak dan bangkit,“ ucapnya dengan penuh optimis.

Guna merealisasikan berbagai program itu Bupati Tamba menyebut dukungan dari seluruh OPD diperlukan. Apresiasi juga diberikannya kepada masyarakat Jembrana, atas perjuangan bersama dirinya bersama patriana krisna dapat memimpin untuk mengawal perubahan di Bumi Mekepung.

“Saya berterima kasih atas dukungan tersebut. Kepada OPD yang langsung saya ajak ‘ngegas’ kerja merealisasikan berbagai program sesuai visi misi. Terima kasih pula kepada masyarakat Jembrana, atas ijin dan perjuangan masyarakat Jembrana, saya dan Ipat dilantik 100 hari yang lalu menjadi bupati dan wakil bupati,” pungkasnya.

Berita: Ad | Foto: Ist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: