Politik

IAWP 2026 di Bali Berlangsung Aman, Polda Perkuat Jejaring Polwan Dunia

Badung – Pelaksanaan 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali pada 20-24 September 2026 berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Polda Bali memastikan seluruh rangkaian kegiatan internasional yang mempertemukan polisi wanita dari berbagai negara tersebut berjalan tanpa kejadian menonjol.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya mengatakan, IAWP 2026 menjadi salah satu agenda internasional yang mendapat pengamanan Polda Bali sepanjang 2026. Kegiatan tersebut merupakan agenda internasional keempat yang diamankan jajaran Polda Bali tahun ini.

“IAWP ke-26 yang saat ini diadakan di Bali merupakan kegiatan internasional yang keempat yang kita amankan pada tahun 2026. Kegiatan berlangsung dari tanggal 20 sampai dengan 24 September 2026,” kata Daniel.

Dalam pelaksanaannya, Polda Bali melakukan pengamanan secara menyeluruh, mulai dari penyambutan peserta, pengamanan jalur dan rute, hingga sejumlah lokasi yang menjadi tempat berlangsungnya kegiatan. Daniel memastikan seluruh tahapan pengamanan berjalan sesuai rencana dan tidak terdapat laporan kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.

Sebelumnya, Polda Bali telah menyiapkan 744 personel melalui Operasi Gapura Agung IV-2026 untuk mengamankan dua agenda kepolisian internasional di kawasan Nusa Dua, yakni IAWP 2026 dan 14th Senior Officer Meeting (SOM) antara Polri dan Australian Federal Police (AFP). Operasi tersebut berlangsung 20–24 September 2026.

Konferensi IAWP 2026 sendiri mempertemukan sekitar 450 polisi wanita dari 43 negara. Forum yang mengusung tema Women Leading Global Change tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman, pengembangan profesional, penguatan jejaring, serta pembahasan berbagai tantangan kepolisian kontemporer.

Memperkuat Kerja Sama Antarnegara

Menurut Daniel, IAWP tidak hanya menjadi forum pertemuan antar-Polwan, tetapi juga membuka ruang untuk memperluas hubungan dan kerja sama kepolisian lintas negara.

Melalui pertemuan tersebut, para peserta dapat saling mengenal sekaligus memahami budaya, karakter masyarakat, dan sistem kepolisian dari berbagai negara.

“IAWP ke-26 ini menjadi sarana silaturahmi dan sarana untuk saling mengenal langsung dari masing-masing polwan dan masing-masing negara. Kita bisa mengenal mereka, mengenal budaya mereka, dan mengenal kepolisian mereka,” tuturnya.

Daniel menilai kerja sama internasional semakin dibutuhkan karena perkembangan kejahatan dan gangguan keamanan tidak lagi terbatas pada wilayah suatu negara. Kejahatan transnasional membutuhkan koordinasi, pertukaran informasi, dan jejaring antarlembaga penegak hukum.

Karena itu, forum IAWP dinilai memiliki relevansi dalam memperkuat hubungan antarkepolisian sekaligus meningkatkan kapasitas Polwan dalam menghadapi perkembangan tantangan keamanan dan kriminalitas.

“Ini juga meningkatkan kerja sama menjadi lebih erat dan lebih luas, karena kejahatan atau tugas-tugas Polri tidak hanya ada dalam satu negara. Bisa terjadi melintasi negara. Peran Polwan juga semakin diperlukan karena cukup dinamis perkembangan gangguan kamtibmas maupun kriminalitas yang terjadi,” jelasnya.

Penyelenggaraan IAWP 2026 juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat jejaring kepolisian perempuan di tingkat internasional. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat membuka konferensi menekankan pentingnya pertukaran informasi dan pengalaman serta peningkatan kesetaraan gender dan profesionalisme Polwan.

Bagi Polda Bali, keberhasilan pengamanan kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga Bali sebagai lokasi berbagai agenda internasional. Sebelumnya, Kapolda Bali menegaskan pengamanan harus dilakukan secara profesional dan humanis dengan tetap memperhatikan aktivitas masyarakat serta dinamika pariwisata.

Dorong Pengembangan Karier Polwan

Daniel juga melihat kehadiran ratusan Polwan dari berbagai negara sebagai motivasi bagi personel Polwan di Indonesia untuk terus mengembangkan kemampuan dan karier.

Menurutnya, keterlibatan Polwan dalam berbagai bidang kepolisian menunjukkan bahwa personel perempuan memiliki ruang yang luas untuk menjalankan tugas dan mengembangkan profesionalitas.

“Ini menjadi penyemangat dan motivasi bagi kita semua bahwa Polwan bisa berkarier layaknya sebagai polisi laki-laki,” pungkasnya.

Penyelenggaraan IAWP 2026 di Bali sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi kepolisian lintas negara dalam menghadapi perkembangan tantangan keamanan. Dengan pertukaran pengalaman, penguatan jejaring, serta pengembangan kapasitas Polwan, forum tersebut diharapkan memberikan manfaat bagi penguatan profesionalisme kepolisian dan kerja sama internasional. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Polda Bali)


Discover more from sandimerahputih.com

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Discover more from sandimerahputih.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading