Brigjen Pol Putu Putera Sadana Putra Mengwi Nahkodai BNN Provinsi Bali
Denpasar – Putra terbaik Bali, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol.) Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M., resmi mengemban amanah sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali.
Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 asal Mengwi, Kabupaten Badung, itu menggantikan Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si., yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala BNN Provinsi Banten.
Penunjukan Brigjen Pol. Putu Putera Sadana menjadi perhatian luas masyarakat Bali. Selain karena rekam jejaknya yang panjang di institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan BNN, kehadirannya dinilai membawa harapan baru dalam memperkuat perang melawan narkotika di Pulau Dewata yang menjadi salah satu destinasi wisata internasional paling strategis di Indonesia.
Karier Putu Putera Sadana terbilang lengkap. Selain dikenal sebagai perwira lapangan, ia juga memiliki pengalaman dalam bidang komunikasi publik, manajemen organisasi, serta penguatan sinergi lintas sektor.
Sebelum dipercaya memimpin BNN Provinsi Bali, ia menjabat sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol BNN Republik Indonesia, posisi strategis yang menjadikannya salah satu figur utama dalam penyampaian berbagai kebijakan dan program nasional pemberantasan narkoba kepada masyarakat.
Di lingkungan BNN, Putu Putera Sadana dikenal sebagai sosok yang aktif membangun kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa. Pendekatan yang humanis, komunikatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman menjadi salah satu ciri kepemimpinannya.
Melalui berbagai kegiatan edukasi dan kampanye publik, ia mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika yang terus berkembang dengan berbagai modus baru.
Kepulangannya ke Bali membawa tantangan yang tidak ringan. Sebagai daerah tujuan wisata dunia dengan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang tinggi, Bali memiliki kerentanan tersendiri terhadap masuknya jaringan peredaran narkotika nasional maupun internasional.
Karena itu, sinergi antara BNN, Polri, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh adat, tokoh agama, pelaku pariwisata, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Dengan bekal pengalaman, pendidikan akademik yang kuat, serta pemahaman terhadap karakter sosial budaya masyarakat Bali, Brigjen Pol. Putu Putera Sadana diharapkan mampu membawa BNN Provinsi Bali semakin profesional, adaptif, dan responsif menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang.
Kehadiran putra daerah di pucuk pimpinan BNN Provinsi Bali juga menjadi simbol kepercayaan negara kepada sumber daya manusia Bali untuk menjaga generasi muda dan masa depan Pulau Dewata dari ancaman narkotika.
Harapan besar kini tertuju pada kepemimpinan Brigjen Pol. Putu Putera Sadana dalam mewujudkan Bali Bersinar, Bali Bersih dari Narkoba. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Humas)

