Ratusan Pelajar Brunei Tertarik Kuliah di Indonesia

Jakarta |
Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Negeri Malang, mewakili booth Indonesia untuk mengisi pameran Higher Education Expo 2019, di Bridex Hall, Brunei Darussalam, Senin (18/2).

Dikutip situs kemlu.go.id, Selasa (19/2), ratusan pelajar serta orang tua yang mencari sekolah bagi anaknya bergantian mengunjungi booth Indonesia. Para calon mahasiswa dari negara kesultanan itu, mendapatkan penjelasan kelebihan dan fasilitas dari masing-masing universitas.

Kepala Internasional Office Universitas Diponegoro Ita Widowati mengatakan, selama 2 hari pameran pihaknya mendapati banyaknya minat dari mahasiswa yang tertarik belajar di Indonesia. “Khususnya di Undip. Misalnya di bidang psikologi, teknik, ekonomi dan lain-lain,” ucapnya.

Partisipasi keempat universitas atas undangan dan fasilitasi oleh KBRI Bandar Seri Begawan, adalah dalam rangka mendorong peningkatan kerja sama pendidikan antara Indonesia dengan Brunei Darussalam.

“Kegiatan ini kami anggap penting karena kita ingin mempromosikan lembaga pendidikan yang ada di Indonesia yang saya kira sudah waktunya kita perkenalkan ke percaturan dunia,” ujar Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko.

Brunei, menurutnya, adalah salah satu tempat dimana anak-anak bisa diajak untuk belajar di Indonesia untuk mengimbangi jumlah orang Indonesia yang ada di Brunei,” tuturnya, seraya mendorong para wakil universitas untuk menawarkan beasiswa bagi para pelajar Brunei sebagai insentif promosi pendidikan.

Selain untuk mempromosikan pendidikan Indonesia, delegasi Indonesia juga melakukan pertemuan dengan sejumlah institut pendidikan ternama di Brunei seperti Universitas Islam Sultan Sharif Ali, Laksamana College of Business dan Universiti Brunei Darussalam.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kerja sama riset makanan halal, pertukaran pelajar, serta program double degree di jurusan bisnis.

Tercatat setidaknya 93 MoU telah ditandatangani antara institut pendidikan tinggi kedua negara. Kerja sama pendidikan antara kedua negara saat ini masih mayoritas diisi oleh program short course, kunjungan akademisi serta kegiatan seminar.

Jumlah pelajar Indonesia yang menempuh pendidikan Brunei masih tergolong kecil, sementara hampir seluruh pelajar Brunei ke Indonesia hanya untuk mengambil short course dan KKN di beberapa universitas seperti Universitas Airlangga.

Bidang yang diminati pelajar Indonesia di Brunei antara lain syariah, ushuluddin, serta ekonomi syariah. Sementara pelajar Brunei banyak tertarik mengikuti short course kewirausahaan, juga program community outreach (sejenis KKN) ke masyarakat di Indonesia

Pameran Higher Education Expo 2019 adalah pameran pendidikan internasional tahunan terbesar di Brunei Darussalam. Tahun ini, tercatat 58 institut pendidikan tinggi dari 8 negara, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, Australia, Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat.

Berita: Mh | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: