Antisipasi Jalan Amblas Terulang, Pemprov DKI Petakan Infrastruktur Tua dan Titik Rawan Kerusakan
Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan inventarisasi dan pemetaan terhadap berbagai jaringan saluran serta infrastruktur bawah tanah yang telah berusia tua sebagai langkah antisipasi pascaamblasnya Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi titik-titik rawan kerusakan sekaligus mempercepat mitigasi apabila ditemukan potensi gangguan serupa di wilayah lain.
Menurutnya, amblasnya Jalan Raya Lenteng Agung menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap infrastruktur lama yang masih digunakan hingga saat ini.
“Kami tidak ingin menutup-nutupi risiko yang ada, tetapi fokus pada langkah antisipasi. Semua skenario harus disiapkan. Kita harus siap menghadapi kemungkinan terburuk agar mitigasi dan penanganan bisa langsung dilakukan dengan cepat,” ujar Rano saat meninjau lokasi perbaikan, Selasa (2/6).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kerusakan di Lenteng Agung dipicu oleh struktur pipa Aramco yang telah berusia lebih dari 30 tahun dan mengalami pengeroposan.
Karena masih terdapat sejumlah jaringan serupa di berbagai wilayah Jakarta, Pemprov DKI Jakarta memandang perlu melakukan pemetaan menyeluruh guna mencegah terjadinya kerusakan yang berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat.
Inventarisasi tersebut dilakukan oleh Dinas SDA DKI Jakarta dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk pemetaan jaringan milik Perusahaan Daerah Air Minum yang sebagian infrastrukturnya juga telah berusia cukup tua.
Rano menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan setelah kejadian, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui identifikasi risiko sejak dini.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi potensi kerusakan infrastruktur bawah tanah yang dapat berdampak pada badan jalan maupun fasilitas publik lainnya.
Sementara itu, Jalan Raya Lenteng Agung yang sebelumnya ditutup akibat amblas kini telah kembali dibuka dan dapat dilalui kendaraan secara normal setelah proses perbaikan yang berlangsung selama sekitar lima hari.
Pemprov DKI Jakarta memastikan pemantauan kondisi infrastruktur akan terus dilakukan guna menjaga keselamatan masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas di wilayah ibu kota. (Red/Alz/Foto: Ist.)

