Rayakan Imlek Sambil Berdakwah, PITI DKI Santuni 300 Mualaf

Jakarta |
Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) DKI Jakarta bersama Yayasan Pembina Mualaf AMOI dan Lembaga Amil Zakat Ibnu Sina (Lazisna) menyelenggarakan perayaan Tahun Baru Imlek 2569 dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 Hijriah, di kantor PITI DKI , Jl Kebon Nanas Selatan 1, Cipinang Cempedak RW 08, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (25/2).

Hadir Walikota Jakarta Timur yang diwakili Kepala BAZIS Jakarta Timur Drs Dwi Busara juga menjadi saksi berbagai kegiatan antara lain pemberian bingkisan alat solat dan angpau bagi 300 mualaf dan duafa.

“Imlek Ini kegiatan budaya yang tak bertentangan dengan syariat. Justru momentum ini kami manfaatkan untuk berdakwah di kalangan etnis Tionghoa. Kami perkenalkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin,” kata H Denny Sanusi, Ketua PITI DKI Jakarta Raya yang meliputi Jabodetabek.

Ustadz H Pepen Effendi dari PITI Pusat memberikan siraman rohani. Hadir 210 anggota PITI DKI, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Tangerang serta 80 orang anggota PITI Jakarta Utara.

Kepala Bazis Jakarta Timur, Drs Dwi Busara atas nama Walikota Jakarta Timur terimakasih atas atensu PITI Jakarta Raya yang memberikan bantuan kepada warga duafa dan mualaf Jakarta Timur.

Dwi Busara juga menjadi saksi pembacaan kalimat syahadat Alexandra Gracia Wenas (34) yang dibimbing Ustadz H Pepen Effendi disaksikan Ketua Yayasan Amoi, Hj Haryani Sanusi.

Hadir juga Ketua Himpunan Bina Mualaf Indonesia (HBMI) H Syarif Tanujaya dan Ketua DPD PITI Jakarta Utara H Ilham Kurniawan yang berbusana serba merah. Hadir pula Direktur Lazisna, Hj Diah Purwanti yang mengerahkan stafnya membantu panitia.

Ilham Kurniawan menambahkan 14 Januari 2018 PITI Jakarta Utara juga menerima 5 orang mualaf yang menyatakan diri masuk Islam.

Bulan berikutnya bersama Yayasan Oase Anak Bangsa memberikan bantuan paket alat solat dan Al Quran kepada 60 orang mualaf se Jakarta Utara.

Dalam kesempatan itu ada penilaian busana terbaik yang dimenangkan oleh Anita Maryani dan Ristiana untuk katagori dewasa. Keduanya mendapat hadiah masing masing satu paket tupperware. Sedangkan katagori anak-anak dimenangkan Celin dan Alesa.

“Busana yang dikenakan merupakan budaya Mongolia yang biasa dikenakan saat menari,” pungkas Anita.

Berita: Pri | Foto: Istimewa/Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: