Kabupaten/Kota

Kepala Disnaker Depok Paparkan Program Unggulan dan Capaian di Apel Jumat Pagi

Depok – Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Sidik Mulyono, memimpin Apel Pagi di Lapangan Balai Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), Jumat (27/9).

Dalam amanatnya, ia memaparkan sejumlah program unggulan dan capaian Disnaker dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu yang disorot adalah kemudahan pembuatan AK-1 atau Kartu Kuning melalui Bursa Kerja Online Kota Depok (BKOL).

“Masyarakat dapat mengakses BKOL untuk mendaftar dan mendapatkan AK-1. Dengan kartu ini, mereka juga bisa memperoleh informasi lowongan kerja secara cepat dan mudah,” jelas Sidik, dilansir portal depok.go.id, Jumat (27/9).

Selain itu, Disnaker juga membuka lima jenis pelatihan keterampilan, yakni:

  1. Pelatihan Bahasa Jepang: Khusus warga usia 18-23 tahun dengan syarat tambahan tinggi badan dan pendidikan minimal SMA/SMK. Program ini menyiapkan peserta untuk magang atau bekerja di Jepang.
  2. Pelatihan Programmer: Berlangsung 10 hari dengan sertifikat resmi.
  3. Pelatihan Bengkel Roda Dua: Dilaksanakan 21 hari. Batch pertama diikuti 20 peserta dan akan dilanjutkan dengan batch kedua.
  4. Pelatihan Tata Rias Kecantikan: Selama enam hari, peserta mendapat sertifikat.
  5. Pelatihan Teknisi AC: Berlangsung delapan hari dengan sertifikat kompetensi.

Sidik mengungkapkan, kerja sama dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan mitra di Jepang masih terus berjalan. Saat ini terdapat 100 peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dan siap berangkat magang ke Jepang akhir tahun ini.

“Selain program magang, ada pula peluang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jepang dengan kontrak 3-5 tahun,” katanya.

Kesempatan kerja juga dibuka melalui job fair yang diadakan Universitas Indonesia (UI), khusus untuk PMI yang akan diberangkatkan ke Jepang.

“Peluang kerja ke luar negeri, terutama Jepang dan Timur Tengah, masih lebih besar dibanding lokal yang cukup terbatas,” tambah Sidik.

Tak hanya bidang ketenagakerjaan, Disnaker juga membuka program transmigrasi bagi warga yang ingin pindah ke luar Pulau Jawa.

Disnaker Depok pun mencatat prestasi membanggakan dengan meraih Indeks Profesionalitas ASN tertinggi di Kota Depok dengan skor 90,66.

Kadis Tenaga Kerja Kota Depok Sidik Mulyono menutup dengan informasi bahwa pihaknya turut menjadi lesson officer (LO) dalam penanganan sampah di Kecamatan Sukmajaya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok. Bahkan, akan ada pelatihan data spasial untuk memperkuat pengelolaan sampah dari tingkat RT.

“Semoga sinergi masyarakat, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait dapat mendukung program-program Disnaker, agar Depok semakin maju dan warganya bisa menikmati berbagai peluang kerja,” pungkasnya. (Mh/Foto: Ist./Diskominfo)


Discover more from sandimerahputih.com

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Discover more from sandimerahputih.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading