Festival Budaya Isen Mulang 2018 Targetkan 500 Wisman dan 20 Ribu Wisnus

Jakarta |
Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural yang merangkap sebagai Ketua Pelaksana Program 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia (CoE WI) 2018 Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reko Astuti mengatakan, Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2018 menjadi salah satu even ungulan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) ke Kalimantan Tengah.

“Event FBIM telah berjalan sejak 1993 dan pengunjungnya terus meningkat. Pada FBIM 2018 ditargetkan mendatangkan 500 wisman dan 20 ribu wisnus,” ujar Esthy Reko Astuti, saat memimpin jumpa pers tentang persiapan penyelenggaraan event  FBIM 2018, di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, Kamis (19/4).

Menurutnya, FBIM 2018 yang akan dihelat di Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Rabu 2 Mei 2018 mendatang, salah satu kegiatan masuk dalam 100 CoE WI 2018.

“Kalimantan Tengah harus sering menggelar even pariwisata agar banyak dikunjungi wisatawan,” kata Esthy yang juga didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng Guntur Talajan, Pjs Bupati Katingan Suhaemi, dan Kadisbudpar Kabupaten Katingan.

Disebutkan oleh Esthy, ada sekitar 3-4 event budaya di Kalteng yang menjadi unggulan, namun yang masuk dalam 100 CoE WI 2018 baru satu yakni FBIM 2018.

Namun sesungguhnya potensi pariwisa Kalteng selain wisata budaya dan wisata alam, khususnya konservasi alam seperti Taman Nasional Tanjung Puting sebagai konservasi orang utan dan Taman Nasional Sebangu sebagai konservasi hutan tropis.

“Kami berharap tahun depan Pemprov. Kalimantan Tengah akan menambah event unggulan sehingga masuk ke dalam program Calender of Event Wonderful Indonesia (CoE WI),” kata Esthy Reko Astuti.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng Guntur Talajan menjelaskan, penyelenggaraan FBIM tahun ini menampilkan 12 jenis lomba kesenian yang akan diikuti sekitar 17 ribu peserta dari seluruh kabupten dan kota se Kalteng.

“Penyelenggaraan FBIM yang dilaksanakan setiap tahun dikaitkan dengan perayaan HUT Provinsi Kalteng yang jatuh pada tanggal 23 Mei, namun tahun ini tanggal tersebut bertepatan memasuki Bulan Ramadhan, maka dimajukan pada 2 Mei 2018,” kata Guntur Talajan.

Guntur Talajan juga mengatakan, kunjungan wisatawan ke Kalteng tahun ini mentargetkan sebanyak 493 ribu wisman dan 17 juta wisnus dan sebagian besar ingin menikmati wisata budaya dan wisata alam.

”Untuk wisata alam kami mengandalkan Taman Nasional Tanjung Puting sebagai andalan mendatangkan wisman,” imbuh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng itu.

Kegiatan FBIM 2018 yang akan diikuti perserta dari Kabupaten dan Kota se Kalteng tahun ini akan menampilkan sejumlah permainan tradisional yang diangkat dari kearifan lokal yang ada di Kalteng.

Serangkaian kegiatan yang bakal ditampilkan pada festival tersebut, antara lain karnaval budaya, pemilihan putra-putri pariwisata, masakan tradisional, serta beberapa lagu dan tarian daerah seperti Mangenta, Malamang, Mangaruhi, Balogo, Habayang; Maneweng, Manetek, Manyila Kayu, Jukung Tradisional, Besei Kambe Jukung Hias, Manyipet, Lawang Sakepeng, Sepak Sawut.

Berita: Mh | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *