Tahun 2017 Perolehan BAZIS Jaktim Capai Rp 38,6 Miliar

Jakarta |
BAZIS Jakarta Timur tahun 2017 sampai 30 Desember berhasil menghimpun dana zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) Rp 38, 62 miliar lebih.

Dana tetsebut berasal dari para PNS dan masyarakat Jakarta Timur. Dengan demikian target tahun 2017 sebesar Rp 31,8 miliar, terlampaui 21 persen.

Demikian diungkapkan Kepala BAZIS Jakarta Timur Drs Dwi Busara di kantornya usai menerima kunjungan dosen dan pengurus STAIINDO (Sekolah Tinggi Agama Islam Indonesia) Jakarta, Selasa (9/1).

Menurut Dwi Busara, sumber ZIS tersebut dari zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) mencapai Rp 30,83 Miliar, dari masyarakat kecamatan dan kelurahan Rp 7,169 Miliar, serta dari pengusaha maupun pribadi Rp 620.449.200.

Pengumpul ZIS Terbanyak tingkat Kecamatan diraih Kecamatan Duren Sawit sebesar Rp 370.994.600. Peringkat II Makasar Rp 188.851.300 dan III Cakung Rp 172.591.500.

Pengumpul ZIS terbanyak tingkat Kelurahan diraih Kelurahan Penggilingan yang mencapai Rp 330.494.000. Peringkat II Kelurahan Duren Sawit sebesar Rp 200.041.000 dan III Kelurahan Halim Perdanakusuma Rp 164.053.000.

“Sekarang juara satu bisa mendapat hadiah umrah bila perolehan ZISnya melebihi Rp 200 juta. Itu ada peraturannya dari BAZIS Provinsi DKI Jakarta,” kata Dwi.

Berarti tahun ini petugas operasional Bazis di Kecamatan Duren Sawit dan Kelurahan Penggilingan akan mendapat hadiah umrah tersebut. “Dana ZIS itu dari Jakarta Timur, akan dikembalikan lagi untuk masyarakat Jakarta Timur juga,” ujar Dwi.

Pendayagunaan ZIS tahun 2017 mencapai Rp 30,294 Miliar yang berasal dari pengumpulan tahun 2016 silam.

Hasil pengumpulan ZIS 2017 bila TKD bulan Desember sudah masuk seluruhnya akan mencapai Rp 41,2 Miliar lebih. Ini sesuai prediksi Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana.

Lurah Penggilingan Dra Usdiyati ketika dihubungi Rabu (10/1) mengakui prestasi warganya tersebut. “Itu berkat kontribusi pengedaran Map Gerakan Amal-Sosial Ramadhan (Map GAR) di RT dan RW bulan Ramadhan yang lalu,” jelasnya.

Tanpa menyebut nominalnya, Usdiyati mengungkapkan RW 12 tertinggi hasil Map Gerakan Amal-Sosial Ramadhan dari 18 RW yang ada di Kelurahan Penggilingan.

Penduduk Penggilingan juga cukup banyak dengan jumlah lebih dari 103.000 jiwa, dibanding penduduk kelurahan lainnya yang hanya sekitar 40 sampai 50.000 jiwa.

Peringkat Kedua DKI 

Mengenai hasil pengumpulan ZIS tahun 2017 se provinsi DKI Jakarta, Kepala Bazis DKI, Zahrul Wildan mengumumkan per 29 Desember mencapai Rp 170,217 miliar lebih. Dari jumlah itu kantor Bazis DKI menghimpun dana ZIS Rp 40,636 miliar lebih.

Sedang tingkat kota dan kabupaten, tertinggi (ke 1) Bazis Jakarta Selatan Rp 38,149 miliar, ke 2 Jakarta Timur Rp 35,96 miliar, ke 3 Jakarta Barat Rp 20,923 milar, ke 4 Jakarta Utara Rp 16,86 miliar, Ke 5 Jakarta Pusat Rp 15,79 miliar, dan Kepulauan Seribu Rp 1,857 miliar lebih.

Menurut Kahumas BAZIS DKI Erwanto, urutan itu sudah final meskipun angka rupiahnya masih memungkinkan bertambah sesuai dana yang masuk secara on line.

Berita: Pri | Foto: Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *