Sandi Uno Serahkan Bantuan 40 Masjid dan Mushola Terdampak Banjir

Jakarta |
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno didampingi Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, Jumat (2/3), menyerahkan bantuan untuk 40 bangunan masjid dan mushola di 6 kelurahan di Jakarta Timur yang terdampak banjir 2018.

Bantuan senilai total Rp 250 juta diserahkan langsung oleh Sandiaga Uno usai mengayuh sepeda sport puluhan kilometer dari kawasan Jl Panglima Sudirman, Jakarta Pusat, yang kemudian diterima oleh pengurus masjid atau musholah masing-masing.

Kepala BAZIS Provinsi DKI Jakarta H Zahrul Wildan dan Kepala BAZIS Jakarta Timur Drs Dwi Busara tampak mendampingi Wagub Sandi dan Walikota Bambang.

Bersama ribuan pegawai Pemko Jakarta Timur dan para pejabat, Sandi Uno dan Walikota Bambang melakukan senam di lapangan kantor Walikota Jakarta Timur.

Diungkapkan Sandi, dirinya dijemput oleh Walikota Bambang dengan bersepeda di rumahnya yang terletak di wilayah Jakarta Selatan.

Diiringi pejabat Pemprov DKI dan Pemko Jakarta Timur, Wagub dan Walikota Jaktim bersepeda sport menyusuri Jl Panglima Sudirman ke arah Kantor Walikota Jakarta lewat Banjir Kanal Timur dan mampir meninjau  Pasar Perumnas Klender sebelum ke lapangan Walikota.

Sandi mengatakan, pihaknya mengapresiasi seluruh jajaran Pemkot Jakarta Timur yang mengajaknya berolahraga pagi bersama untuk kebugaran tubuh.

”Saya nggak bisa kabur karena dijemput oleh Pak Walikota di depan rumah,” ujar Wagub Sandiaga Uno.

Dalam konteks pelayanan masyarakat Sandi berpesan untuk meningkatkan kinerja dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

”Tadi meninjau pasar harga beras turun sedikit tapi masih agak tinggi. Kami akan pastikan inflasi bisa distabilisasikan. Untuk itu kita akan terus memantau perkembangan seluruh harga bahan pokok,” tandasnya.

Sementara itu Walikota Bambang Musyawardana mengatakan, kehadiran Wagub ini bukti kecintaan kepada anak buahnya dan untuk memotivasi karyawan agar bekerja maksimal mensukseskan program unggulan Pemprov DKI Jakarta.

“Mari kita bantu Pak Gubernur dan Pak Wagub lima tahun ke depan. Ada 23 program yang harus kita selesaikan,” ajak Bambang.

Menurutnya, Pemko Jakarta Timur saat ini serius menggelorakan program pembinaan One Kecamatan One Center For Enterpreneurship (OK OCE)  di seluruh kecamatan.

”Kami telah melakukan pembinaan OK OCE. Kita targetkan di Jakarta Timur sebanyak 8000 orang per kecamatan sesuai keinginan Pak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujarnya.

Mereka itu dari para pencari kerja, wirausaha pemula, dan wirausaha yang meningkat kelasnya.

Sementara itu Kepala BAZIS Jakarta Timur Drs Dwi Busara menjelaskan, dana Rp 250 juta tersebut untuk bantuan perbaikan 40 masjid dan musholla yang terdampak banjir awal 2018.

Rinciannya untuk tiap masjid menerima Rp 10 juta, sedangkan untuk tiap musholla menerima Rp 5 juta.

“Dari 7 kelurahan yang terdampak banjir, Kampung Melayu paling banyak masjid dan mushollanya yang kebanjiran. Ada 17 bangunan dengan menerima bantuan total  Rp 100 juta,” kata Dwi.

Kepala BAZIS Jakarta Timur Drs Dwi Busara menjelaskan, dana Rp 250 juta tersebut untuk bantuan perbaikan 40 masjid dan musholla yang terdampak banjir awal 2018.

Lurah Kampung Melayu Setiawan mengakui hal itu. Rata rata temboknya rusak atau kotor yang memerlukan perbaikan dan pengecatan.

Dari 17 tempat ibadah tersebut di antaranya Masjid Ruhul Islam di RW 07 dan Masjid   Ittihadul Ikhwan di RW 08, Tanah Rendah Kampung Melayu.

Berita: Pri | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *