Reuni Eks Berita Buana Tanpa Bicara Media

Jakarta |
Reuni sekaligus Halal Bihalal mantan awak media cetak Harian Berita Buana (BB) telah berlangsung di RM Suharti Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (15/7).

Acara yang dihadiri 23 orang mantan Pemred, Redpel, Redaktur, Reporter maupun bagian manajemen dan pracetak Berita Buana itu sama sekali tak menyinggung masalah media massa, tetapi lebih kepada menumpahkan rasa rindu setelah lebih 13 tahun berpencar mencari pijakan masing-masing.

Malahan ada yang mengundang lagi reuni serupa, pertanda kebersamaan di Berita Buana antara 1997 sampai awal 2004 sangat kental dengan semangat persaudaraan.

“Ada nyawa baru setiap kali ketemu kawan kawan lama. Ada enerji baru setiap kali reuni, kongkow-kongkow ngalor-ngidul dengan kawan kawan lama. Usia serasa muda lagi. Inilah yang membuat aye begitu senang setiap kali kumpul dengan kawan kawan lama,” tutur Neta S Pane mantan Redaktur dan Redaktur Pelaksana Berita Buana yang kini menjabat sebagai Ketua Indonesia Police Watch (IPW) pada reuni tersebut.

Neta S Pane mengungkapkan dia bersama isterinya awal Agustus 2017 mau berangkat menunaikan ibadah haji. Karena itu dia berharap doa restu teman teman eks Berita Buana agar ibadahnya ke Tanah Suci berjalan lancar.

Neta juga menyatakan terimakasih kepada Esti Utami, Bambang Kendro dan Hening yang sudah datang lebih awal menyiapkan minuman dan makanan untuk peserta reuni tersebut.

“Trims untuk Pak Suprihardjo dan Eri Eko Putranto yang sudah mendoakan kita semua. Trims tak terhinga untuk Uda Sabri Piliang yang sudah menyiapkan Jariang Kaleo atau gulai jengkol.

Utje Santosa yang sudah menjadi reporter Berita Buana sejak pertengahan dekade 1970 an dan Maryoto juga merasakan hal sama dengan Neta S Pane.

“Saya sudah lama nggak kumpul-kumpul dengan teman teman mantan wartawan BB. Kini benar merasakan ada keluarga baru yang bisa jadi ajang silaturahmi dan memberi energi untuk kehidupan sehari-hari,” kata Maryoto mantan wartawan Berita Buana 1997-2003.

Ia menyatakan terimakasih atas upaya semua pihak yang sudah mempertemukan eks awak BB yang sudah belasan tahun tak bertemu.

Sedangkan Raja Parlindungan Pane mantan Pemimpin Redaksi BB menyatakan bahagia dapat berkumpul lagi. “Pak Neta fokus saja pada ibadah haji. Nanti sepulang haji kita dapat berkumpul kembali di rumah kami,” kata Raja Pane.

Banyak eks wartawan dan staf pracetak Berita Buana setelah perusahaannya dilikuidasi 2004, pindah ke media lain seperti Koran Tempo, Kantor Berita Antara, Koran Jakarta, Restorasi News, Suara Karya dan Batak Pos.

Mantan wartawan BB dan redaktur Batak Pos, Panti Marmi Hidayah masih teringat saat terakhir di Berita Buana didorong dorong untuk berdemontrasi. Makanya dia mengharapkan reuni ini masih berlanjut dengan peserta lebih lengkap lagi. “Mana saudara saudara lainnya seperti Pak Toto, Pak Heg dan Pak Widi?” tanya Panti.

Riza Harahap menambahkan reuni Berita Buana ini yang kedua kalinya. “Yang pertama diselenggarakan di Mall Kalibata saat Ramadhan yang lalu dengan acara buka bersama. Tapi pesertanya hanya belasan orang. Lebih banyak yang sekarang,” tambah wartawan Antara ini.

Berita: Pri | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.