Mendadak, CPNS Setkab Jalani Tes Urine Ketika Orientasi

Jakarta |
Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sekretariat Kabinet (Setkab) Tahun Anggaran 2017, Jumat (2/3) pagi, secara mendadak harus menjalani tes urine.

Sebanyak 84 CPNS yang sedang  menjalani orientasi hari kedua itu, diwajibkan menjalani tes urine yang dilaksanakan oleh Tim Medis Badan Narkotika Nasional (BNN).

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) dan Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Setkab Ratih Mayangsari mengatakan, hasil tes urine diumumkan pada hari yang sama.

“Hasil tes urine ini akan langsung diumumkan pada hari ini juga,” kata Ratih Mayangsari sebelum pelaksanaan tes urine yang digelar di Gedung 3 Kemensetneg, Jakarta.

Menurut Ratih, pelaksanaan tes urine untuk CPNS Setkab merupakan bagian dari peran aktif CPNS dalam mendukung program pemerintah memerangi narkoba.

Terkait keberhasilan BNN yang bekerja sama dengan Polri dan Direktorat Jenderal Bea Cukai dalam menggagalkan penyelundupan narkoba sebanyak 30 ton sabu, Ratih menyampaikan, berdasarkan pemberitaan di media massa bahwa nilai transaksi narkoba menempati urutan kedua setelah transaksi korupsi yang mencapai Rp 6,4 triliun.

“Ternyata perputaran narkoba itu cepat dan luas sekali ya. Kita mungkin tidak sadar mengenai bahaya hal itu,” sebut Ratih dilansir laman setkab.go.id.

Menanggapi itu, secara khusus Kabiro SDM dan Ortala Setkab itu meminta kepada CPNS untuk turut berusaha aktif dalam mendukung program pemerintah dalam memerangi narkoba.

“Karena kalian adalah generasi emas, generasi muda penerus bangsa ini. Mari kita wujudkan generasi emas, generasi sehat tanpa narkoba. Kita harus bertekad mewujudkan itu,” pesan Ratih.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan materi Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba di Indonesia ini yang disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi DKI Jakarta Khrisna Anggara.

Berita: Mh | Foto: Istimewa/Setkab

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.