Korban Kebakaran Kampung Sumur Minta Dipermudah Urus Surat Penting

Jakarta |
Sebanyak 12 rumah di Kampung Sumur, RT 010/RW 10 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (30/1) malam hangus dalam kebakaran.

Sebanyak 50 jiwa penghuninya kehilangan tempat tinggalnya dan ditampung di tenda Sudin Sosial Jakarta Timur.

Korban kebakaran itu Rabu (31/1) siang dijenguk Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana sambil menyerahkan berbagai bantuan mendasar seperti pakaian, matras, selimut, makanan dan obat obatan.

“Kami ikut prihatin atas musibah ini. Sesuai SOP, bantuan ini diberikan selama 3 hari. Bisa ditambah 6 hari setelah pertimbangan dan evaluasi,” kata Wali Kota yang pernah menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta itu.

Tampak Kepala Sudin Sosial Jakarta Timur Benny Martha dan Kepala Bazis Jakarta Timur Dwi Busara mendampingi Wali Kota meninjau puing puing rumah.

Dalam kesempatan itu korban kebakaran Ny Nuning (48), Ny Fadil yang sedang hamil 7 bulan, dan Nuriah mengharapkan agar pihak pemerintah mempermudah pengurusan surat surat penting yang ikut hangus dalam kebakaran itu.

“Waktu kebakaran saya masih mengajar ngaji di Pancoran. Ketika datang, rumah sudah hangus. Surat nikah, ijazah ijazah anak anak saya dan lain lain ikut terbakar,” kata Ny Fadil. Hal serupa diungkapkan juga oleh Nuning yang juga kehilangan surat tanah.

Menanggapi itu Wali Kota Bambang berjanji membantunya sepanjang ada arsip arsipnya di kantor bersangkutan. “Jangan sampai kesempatan ini dimanfaatkan,” kata Pak Wali. Lurah Klender A Rahman Hakim juga berjanji membantu para korban kebakaran.

Benny Martha mengaku setelah terjadi kebakaran sekitar pukul 20.30 Sudin Sosial Jaktim mengerahkan Petugas Kerja Siaga Bencana (PSKB) mendirikan tenda pengungsian dan memberikan bantuan yang dibutuhkan. Termasuk pemeriksaan kesehatan bagi seorang ibu yang hamil.

Sebelum meninggalkan lokasi penampungan Wali Kota didampingi Camat Duren Sawit Abu Bakar berpesan kepada Kepala Bazis Jaktim untuk menyiapkan bantuan perbaikan rumah korban kebakaran.

Sementara sesampai di kantor Bazis Jakarta Timur seorang korban angin puting beliung bernama Nurani Saleh (51) telah menunggu bantuan. Warga RT 013/07 Kelurahan Cipinang Besar Utara telah membawa surat keterangan dari RT/RW dan Lurah CBU.

Sambil menyerahkan bantuan Rp 5 juta, Kepala BAZIS Jaktim Dwi Busara mengharapkan uang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Angin puting beliung menerbangkan atap rumah saya saat malam tahun baru. Air hujan sampai setinggi dengkul masuk rumah. Tiga hari kami mengungsi,” tutur Nurani Saleh yang bekerja sebagai PRT di Menteng.

Ia menuturkan rumah tetangganya juga banyak yang kejatuhan genting rumahnya, namun mereka sudah memperbaikinya masing masing.

Berbarengan dengan itu 600 an rumah warga Utan Kayu Selatan dan 30 an rumah warga Utan Kayu Utara rusak diterjang pusaran angin Dahlia tersebut. Mereka telah dibantu Bazis Jaktim Rp 80 juta pekan lalu disaksikan Kasi Kesra Kecamatan Matraman Hery.

Berita: Pri | Foto: Istimewa/Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.