Jembatan Kaca Kampung Tridi Warna Warni Diresmikan Oktober 2017

Malang |
Jembatan Kaca yang menghubungkan Kampung Tridi (Tiga Dimensi) Kelurahan Kesatrian dengan Kampung Warna Warni Kelurahan Jodipan, Malang, Jawa Timur, memang sudah rampung sejak akhir September 2017 lalu. Namun hingga kini jembatan dengan bentangan 20 meter dan lebar 1,25 meter itu masih disegel dengan kayu melintang.

Jembatan wisata tersebut diketahui baru akan diresmikan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemerintah Kotamadya Malang pada 9 Oktober 2017 mendatang.

Karena itu sejak 1 Oktober banyak wisatawan pengunjung dua kampung wisata Daerah Aliran Sungai Brantas itu ‘kecele’ tidak bisa melintas jembatan kaca tersebut. Padahal sebuah harian lokal telah memberitakan jembatan itu dibuka 1 Oktober 2017.

“Belum boleh dilewati Pak. Nunggu diresmikan nanti Senin tanggal 9 Oktober,” tutur Hery, penjaga jembatan kaca itu Rabu (4/10) sore kepada Restorasi News. Sore itu dalam waktu setengah jam saja tidak kurang dari 8 orang ingin lewat, namun terhalang.

Hery warga RT 07/02 Kelurahan Jodipan alias Kampung Warna Warni, tidak sendiri menjaga fasilitas baru itu. Dia dibantu Hasan dan Saiful, pekerja yang terlibat membangun jembatan tersebut sejak awal Juli 2017.

“Ukuran kacanya lebar 80 centimeter dan tebal 3 centimeter. Sedang ketinggiannya mencapai 11,5 meter,” ujar Herry menjelaskan spesifik jembatan senilai Rp 1,1 miliar tersebut.

Melihat ke bawah dari jembatan, tampak aliran Kali Brantas cukup deras. Sedangkan dipandang dari ujung utara Jembatan Kaca ke arah selatan, kelihatan Kampung Warna Warni seperti pelangi dengan warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu.

Di atas bangunan paling tinggi ada huruf besar KWJ yang maksudnya singkatan dari Kampung Wisata Jodipan yang belum genap berumur 2 tahun.

Dari warga RW 02 Jodipan, didapat keterangan pertama kali dikenal menjadi Kampung Warna Warni yang disponsori pabrik cat ternama, pengunjungnya sehari mencapai 400 sampai 500 orang.

Budaya bersih, tertib dan berwarna segera menular ke RW 12 Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing. Malang yang kemudian menjadi Kampung Tridi. Sebab tiap sudut dan lekuk maupun bidang yang bagus unruk berfoto diberi lukisan 3 dimensi. Tidak kurang dari 110 lukisan tridi antara lain, gorila, ikan hiu, singa, pemandangan laut dan hutan rimba.

Seperti Kampung Warna Warni, Kampung Tridi pun berhias diri dengan ornamen dan dekorasi warna warni yang menarik untuk berfoto ria maupun selfi. “Disini ada 6 RT dengan sekitar
200 KK dengan rumah dicat warna warni,” kata Bu Paini penjual mie pangsit di RT 04/RW 12 Kelurahan Kesatrian.

Dia juga mendengar kabar bahwa Jembatan Kaca yang baru jadi itu baru akan diresmikan 9 Oktober nanti. Diharapkan Wali Kota Malang Abah Anton akan hadir ikut meresmikan fasilitas wisata baru tersebut.

Sementara itu Kabag Humas Pemerintah Kotamadya Malang Nurwidianto mengakui, Menteri PUPR direncanakan akan meresmikan jembatan konstruksi besi beton dengan bentangan kaca tersebut pada 9 Oktober nanti.

Berita: Pri | Foto: Istimewa/Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: