Tepati Janji, Koster Serahkan Rp100 Juta untuk Bali United U-15
Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster merealisasikan komitmennya memberikan bantuan pembinaan sebesar Rp100 juta kepada Bali United U-15 setelah tim berjuluk Serdadu Tridatu Muda tersebut berhasil meraih posisi runner-up Piala Soeratin U-15 tingkat nasional 2026.
Bantuan diserahkan langsung oleh Gubernur Koster di Rumah Jabatan Gubernur Bali, Jayasabha, Denpasar, Jumat (30/10/2026) sore, didampingi Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali.
Penyerahan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari janji Koster ketika menerima audiensi manajemen, pelatih, dan pemain Bali United U-15 di Jayasabha pada Senin (26/10/2026).
Dalam pertemuan sebelumnya, Koster menyampaikan apresiasi atas perjuangan para pemain muda yang mampu bersaing hingga partai final kompetisi sepak bola kelompok usia 15 tahun tingkat nasional.
“Selamat ya, sudah juara dua nasional. Apresiasi akan saya berikan untuk perjuangan adik-adik. Saya titip lewat Bapak Manajer Rp100 juta,” ujar Koster dalam audiensi tersebut.
Prestasi Bali United U-15 diraih setelah melewati persaingan dengan 17 tim lainnya dalam Piala Soeratin U-15 tingkat nasional 2026.
Tim asuhan pelatih kepala I Made Adi “Binter” Wirahadi berhasil menunjukkan kemampuan bersaing sepanjang kompetisi hingga menembus babak semifinal dan mengalahkan PS Freeport Indonesia, wakil Papua Tengah.
Kemenangan tersebut mengantarkan Bali United U-15 menghadapi Persib Bandung pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan PSSI, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Jumat (23/10/2026).
Dalam laga penentuan tersebut, Bali United U-15 harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 0-3. Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara, pencapaian sebagai runner-up nasional menjadi prestasi membanggakan bagi sepak bola usia muda Bali.
Keberhasilan menembus final juga memperlihatkan potensi pemain muda Bali untuk bersaing di tingkat nasional melalui pembinaan yang terarah dan pengalaman mengikuti kompetisi.
Gubernur Koster menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan kepada seluruh pemain, jajaran pelatih, serta ofisial Bali United U-15 atas kerja keras dan dedikasi yang telah membawa nama Bali ke tingkat nasional.
Menurutnya, keberhasilan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat kerja sama tim, dan membangun mental bertanding yang lebih baik.
Ia mengingatkan agar para pemain tidak cepat berpuas diri dengan pencapaian sebagai runner-up. Konsistensi latihan, kedisiplinan, dan semangat untuk terus berkembang menjadi faktor penting dalam menghadapi kompetisi berikutnya.
Pemerintah Provinsi Bali, lanjut Koster, berkomitmen memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga, termasuk melalui pembinaan atlet sejak usia dini.
Pembinaan yang berkelanjutan dinilai penting untuk mempersiapkan generasi atlet yang memiliki kemampuan teknis, karakter kuat, serta daya saing pada berbagai tingkat kompetisi.
Dorong Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Selain menyerahkan bantuan pembinaan, Koster juga mendorong manajemen Bali United U-15 menyusun program latihan dan agenda kompetisi tahun 2027 secara lebih terencana.
Dalam audiensi pada 26 Oktober 2026, Koster meminta agar rancangan kegiatan pembinaan disampaikan sejak awal sehingga kebutuhan tim dapat dipelajari dan kemungkinan dukungan pemerintah dapat dipersiapkan secara lebih baik.
“Nanti buatkan program latihan, kegiatan kompetisi untuk 2027, berikan kepada saya untuk saya bisa bantu. Agar dari awal saya bisa terlibat, agar lebih baik dalam perencanaan,” kata Koster.
Arahan tersebut menunjukkan perhatian terhadap pentingnya kesinambungan program pembinaan, bukan hanya pemberian penghargaan setelah atlet atau tim berhasil meraih prestasi.
Perencanaan yang matang diharapkan dapat membantu manajemen dan jajaran pelatih dalam menentukan kebutuhan latihan, agenda pertandingan, serta pengembangan kemampuan pemain secara bertahap.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya memberikan perhatian terhadap kemajuan olahraga di Pulau Dewata.
Menurutnya, pencapaian Bali United U-15 merupakan prestasi yang patut diapresiasi dan perlu didukung agar pembinaan atlet muda dapat berlangsung secara konsisten.
Giri Prasta menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah mempertimbangkan berbagai bentuk penghargaan bagi atlet asal Bali yang berhasil mengharumkan nama daerah maupun bangsa, baik melalui kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga berpesan kepada seluruh pemain Bali United U-15 agar senantiasa menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kedisiplinan, serta memiliki semangat untuk terus meningkatkan kemampuan.
“Jangan cepat berpuas diri dengan prestasi yang sudah diraih. Teruslah berlatih dengan penuh semangat dan konsisten agar ke depan bisa meraih prestasi yang lebih tinggi,” pesan Giri Prasta.
Menurutnya, prestasi yang telah dicapai harus menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan berikutnya, sekaligus memperkuat karakter pemain dalam menjalani proses pembinaan dan kompetisi.
Di sisi lain, Manajer Tim Bali United U-15, Bernadus Ndabung, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Wayan Koster dan Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta atas perhatian serta bantuan pembinaan yang diberikan kepada timnya.
Bernadus berharap dukungan terhadap atlet berprestasi dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan merata, tidak hanya bagi Bali United U-15, tetapi juga bagi atlet serta tim dari berbagai cabang olahraga lainnya yang berhasil membawa nama Bali.
Perhatian pemerintah daerah terhadap prestasi olahraga dinilai memiliki arti penting dalam mendorong semangat atlet sekaligus memperkuat proses pembinaan generasi muda.
Keberhasilan Bali United U-15 menembus final Piala Soeratin tingkat nasional 2026 menjadi salah satu contoh potensi sepak bola usia muda Bali yang dapat terus dikembangkan melalui program latihan, kompetisi, dan pendampingan yang berkesinambungan.
Bantuan pembinaan sebesar Rp100 juta yang telah diserahkan Pemerintah Provinsi Bali diharapkan dapat mendukung kebutuhan pengembangan tim serta menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk meningkatkan prestasi.
Pencapaian Serdadu Tridatu Muda sekaligus menjadi pengingat bahwa pembinaan olahraga usia dini membutuhkan kerja sama antara atlet, pelatih, manajemen, keluarga, dan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui dukungan yang terarah dan berkelanjutan, talenta sepak bola muda Bali diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kemampuan, meraih prestasi, serta berkontribusi bagi kemajuan sepak bola Indonesia.
(Red/Gate 13/Foto: Ist.)
Discover more from sandimerahputih.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

