Hiburan

Arak Bali Tembus Las Vegas, Empat Botol Terjual Rp7,22 Juta

Denpasar – Produk tradisional Bali mencatatkan momentum promosi internasional setelah empat botol Arak Bali terjual senilai 400 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp7,22 juta dalam lelang amal di Circus Circus Hotel, Las Vegas, Nevada, AS, pada 7 Oktober 2026.

Arak Bali tersebut diperkenalkan oleh dua bartender asal Bali, Gede Rico Hardiana Widnyana dan I Wayan Eka Darmawan, melalui kegiatan Charity F@!& Cancer Flair for a Cause. Seluruh hasil lelang disumbangkan untuk kegiatan kemanusiaan yang berkaitan dengan penanggulangan kanker.

Keempat botol berkapasitas masing-masing 750 mililiter itu terjual dengan nilai rata-rata 100 dolar AS atau sekitar Rp1,8 juta per botol. Pencapaian tersebut menunjukkan potensi produk tradisional Nusantara untuk menarik perhatian masyarakat internasional melalui kreativitas dan keterampilan profesional.

Rico, pemuda asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, menyampaikan kebanggaannya karena dapat memperkenalkan Arak Bali di luar negeri sekaligus berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Mahasiswa Program Studi Diploma IV (D-IV) Perhotelan Universitas Triatma Mulya itu sebelumnya berhasil meraih peringkat kedua dunia dalam ajang The TDuB World Championship – Grand Finals 2026 di Las Vegas pada 4-5 Oktober 2026.

Bersama Eka, Rico memanfaatkan keterampilan flair bartending, yakni seni meracik minuman yang dipadukan dengan atraksi ketangkasan memainkan botol dan perlengkapan bar, sebagai sarana memperkenalkan kekayaan budaya Bali.

Arak Bali telah memperoleh pengakuan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia pada 2022. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali juga mengatur pengelolaannya melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

Meski berhasil menarik perhatian dalam kegiatan internasional, pengembangan Arak Bali menuju pasar global tetap membutuhkan penguatan standar mutu, keamanan produk, perizinan, dan kepatuhan terhadap ketentuan perdagangan minuman beralkohol.

Keberhasilan tersebut menjadi contoh bagaimana kreativitas generasi muda dapat memperkenalkan warisan budaya Indonesia sekaligus memberikan kontribusi bagi kemanusiaan.

Dari Bali menuju Las Vegas, tradisi Nusantara memperoleh panggung baru untuk dikenal dunia, membawa pesan bahwa identitas budaya dan inovasi dapat berkembang bersama tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan. (Red/Gate 13/Foto: Ilustrasi/Ist.)


Discover more from sandimerahputih.com

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Discover more from sandimerahputih.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading