Kabupaten/KotaPeristiwa

Pemkot Bogor Perkuat Bidang Pertanahan, Dorong Percepatan Ruang Terbuka Hijau

Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memperkuat pengelolaan bidang pertanahan sebagai langkah strategis dalam mempercepat peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayahnya.

Kebijakan tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat memimpin briefing bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor di Kantor Disperumkim, Jalan Pengadilan, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Rabu (8/4).

Dedie menjelaskan, penguatan tersebut sejalan dengan peningkatan status Disperumkim dari tipe C menjadi tipe A. Perubahan ini turut diikuti dengan penambahan tugas dan fungsi, khususnya dalam pengelolaan urusan pertanahan yang sebelumnya tersebar di berbagai perangkat daerah.

“Dengan peningkatan ini, penanganan pertanahan akan lebih terfokus di Disperumkim sehingga lebih tertata dan terkoordinasi,” ujarnya.

Menurutnya, optimalisasi bidang pertanahan menjadi kunci penting dalam mendukung target peningkatan RTH Kota Bogor dalam empat tahun ke depan. Salah satu strategi yang disiapkan adalah penerapan skema land banking atau penyediaan cadangan lahan.

Ia mencontohkan, dalam proses pembebasan lahan untuk infrastruktur seperti jalan, kelebihan luasan lahan dapat dimanfaatkan sebagai cadangan RTH.

“Misalnya kebutuhan jalan 400 meter, tetapi yang dibebaskan satu bidang 600 meter, maka kelebihan 200 meter bisa dicatat sebagai cadangan lahan untuk RTH,” jelasnya.

Selain itu, Dedie juga menekankan pentingnya pencatatan aset secara menyeluruh sebagai dasar perencanaan pengembangan RTH. Ia meminta Disperumkim lebih proaktif berkomunikasi dengan para pengembang guna memastikan kewajiban penyerahan aset dapat terealisasi secara optimal.

Di sisi lain, penguatan fungsi pertanahan juga diiringi dengan penataan permukiman berbasis pelayanan. Dedie mengajak seluruh jajaran Disperumkim untuk membangun sense of service agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat dan responsif.

“Fungsi strategis ini harus diimbangi dengan respons yang cepat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disperumkim Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, menyebut briefing tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi kerja yang profesional dan berintegritas di internal perangkat daerah.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk meningkatkan kinerja dengan semangat baru, terutama dalam momentum bulan Syawal.

“Ini menjadi awal untuk bekerja bersama dengan lebih baik. Mari kita tingkatkan kinerja secara kreatif dan inovatif untuk hasil yang lebih optimal ke depan,” ujarnya.

Melalui penguatan bidang pertanahan ini, Pemkot Bogor optimistis dapat mempercepat penyediaan RTH sekaligus mewujudkan tata kota yang lebih hijau, tertata, dan berkelanjutan. (Alz/Foto: Ist./Diskominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.