KI Pusat Percepat Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
Jakarta – Sekretariat Komisi Informasi Pusat (Komisi Informasi/KI) Pusat terus memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Zona Integritas Triwulan I Tahun 2026 yang digelar di Aula Sinergi KI Pusat, Jakarta.
Kegiatan tersebut turut melibatkan perwakilan Inspektorat I serta Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) sebagai bentuk penguatan sinergi dalam implementasi pembangunan ZI menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dikutip portal komisiinformasi.go.id, Rabu (4/3), Sekretaris KI Pusat, Nunik Purwanti, menyampaikan bahwa hingga Februari 2026 berbagai fondasi utama pembangunan Zona Integritas telah berjalan sesuai rencana kerja Triwulan I.
Menurutnya, konsistensi dalam pemenuhan indikator serta penguatan dokumen evaluasi menjadi faktor penting agar proses pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) dapat dilakukan secara optimal.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pembangunan ZI KI Pusat, Retno Muktyati, mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam pemenuhan dokumen evaluasi.
Salah satu di antaranya adalah belum terintegrasinya target capaian Zona Integritas ke dalam dokumen perencanaan unit kerja, khususnya pada Pohon Kinerja Eselon II.
Selain itu, beberapa domain sistem pengawasan masih berada di tingkat kementerian, seperti pengelolaan Whistleblowing System (WBS) serta Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang memerlukan koordinasi lintas unit kerja.
Melalui kegiatan ini, Sekretariat KI Pusat menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola kelembagaan serta memastikan pembangunan Zona Integritas berjalan secara terukur, sistematis, dan berkelanjutan. (Gate 13/Foto: Ist./Humas)

