Wali Kota Pimpin Bahas 320 Usulan di Musrenbang Pondok Kelapa

Jakarta |
Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan Tahun 2018 di Aula Lantai II Kantor Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Selasa (30/1).

Pada Musrenbang Kelurahan Pondok Kelapa itu sendiri membahas sedikitnya 320 usulan dengan total biaya sebesar Rp 98 miliar.

Hadir Kepala Suku Badan Perncanaan Pembangunan Kota Jakarta Timur Hartati, Camat Duren Sawit Abu Bakar, para pimpinan Sudin Teknis terkait dan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.

Lurah Pondok Kelapa Siska Leonita terlebih dahulu memberikan laporan kepada Wali Kota bahan Musrenbang tersebut. Para pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, kader PKK, Jumantik, LMK serta komponen masyarakat setempat menjadi peserta Musrenbang.

Wali Kota Bambang pada kesempatan itu menyatakan penghargaannya atas antusiasme seluruh warga dalam mendukung jalannya Musrenbang ini.

“Ini memang merupakan bagian dari proses penyusunan APBD Tahun 2019 di Kota Administrasi Jakarta Timur. Terbukti berbagai usulan telah diajukan pada Musrenbang Kelurahan Pondok Kelapa tahun ini,” kata Wali Kota.

Ditambahkan Bambang Musyawardana, bahwa Pondok Kelapa merupakan kelurahan ketiga yang menyelenggarakan Musrenbang.

Dirinya meminta hasil musyawarah pada musrenbang ini nantinya dapat diterima oleh seluruh warga. Terlebih yang mengutamakan skala prioritas kebutuhan yang seimbang baik pembangunan fisik maupun pembangunan sosial kemanusiaan.

”Kita harapkan musyawarah dapat membangun kemajuan kotanya sehingga bahagia warganya,” kata Pak Wali. Musrenbang Kelurahan ini akan memverifikasi usulan yang nantinya akan dibahas di tingkat Kecamatan, Kota dan Provinsi.

Sementara itu Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengungkapkan, Musrenbang ini prinsipnya menjadi media pemerintah untuk melibatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang dapat memberikan peningkatan kapasitas hidup bagi masyarakat.

“Ini sangat menggembirakan. Antusiasme wparga sangat tinggi di Musrenbang ini,” katanya. Menurutnya, itu pertanda warga ingin bersama sama membangun dan memiliki DKI Jakarta, juga diharapkan usulan itu dapat 100 persen terserap.

Lurah Pondok Kelapa Siska Leonita, menjelaskan sebanyak 320 usulan dengan total biaya Rp 98 miliar telah terverifikasi dalam Rembuk RW hingga Pra Musrenbang Kelurahan Pondok Kelapa.

”Alhamdulillah, hasil yang kita musyawarahkan ini 60 persen dapat dilaksanakan di tahun 2018 ini,” pungkasnya.

Berita: Pri | Foto: Istimewa/Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.