Wali Kota Minta Koordinasikan Bantuan Kebakaran dengan Dinsos

Bogor |
Wali Kota Bogor Bima Arya meminta bagi para pihak yang ingin memberikan bantuan atau sumbangan baik berupa materi atau non materi bagi korban kebakaran di Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, untuk berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor.

Menurut Bima hal ini demi menghindari persoalan koordinasi di lapangan. Disamping itu, dengan penerapan koordinasi satu pintu, aliran dana bantuan yang masuk dapat dimonitor dan efektif.

“Ini kesepakatan pimpinan Muspida Kota Bogor agar semua bantuan yang masuk melalui satu pintu, yakni Pemkot Bogor, ada Pak Lurah, Dinas Sosial disini,” ujar Arya Bima mengunjungi lokasi penampungan korban kebakaran Kelurahan Gudang yang berlokasi di SD Negeri Empang 2 Kota Bogor.

Arya Bima juga mengatakan, dirinya telah menginstruksikan Dinas Sosial untuk menampung semua bantuan, baik bantuan tunai, barang-barang maupun makanan.

Sejauh ini, sambung Bima, kebutuhan bantuan yang ada sudah mencukupi. Ia mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan bantuan.

“Pantauan saya stok bantuan yang diberikan sudah cukup, bahkan untuk bantuan pakaian layak pakai stoknya berlebih,” ujarnya dilansir laman kotabogor.go.id.

Saat ini Pemkot Bogor melalui dinas terkait dan didukung berbagai pihak fokus menangani para korban kebakaran secara efektif, artinya melalui satu pintu yaitu Pemkot Bogor yang menyalurkan semuanya.

Wali Kota Bogor itu juga meminta kepada organisasi masyarakat atau lembaga lain selain Palang Merah Indonesia (PMI) yang ingin membantu korban, untuk tidak memasang atributnya.

”Jika satu pihak yang mendirikan posko bantuan kemudian memasang atribut dilokasi akan ramai dan menyulitkan koordinasi kita,” ujar Bima yang juga didampingi Asisten Pemerintahan Setda Kota Bogor Hanafi, Kabag Tapem Setda Kota Bogor Taufik, Kasatpol PP Kota Bogor Herry Karnadi, Kepala Dinsos Kota Bogor Azrin Syamsudin dan Lurah Gudang.

Selanjutnya Wali Kota Arya Bima menginstruksikan Kasatpol PP Kota Bogor dan jajarannya untuk mencopot atribut-atribut yang sudah terpasang.

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menganggarkan Rp 500 juta dari Bantuan Tak Terduga (BTT) APBD untuk membantu korban kebakaran.

Berita: Mh | Foto: Istimewa/Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *