Presiden Tinjau Langsung Lokasi Gempa dan Tsunami di Sulteng

Jakarta |
Presiden Joko Widodo (Jokowi), Minggu (30/9),  bertolak ke Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, untuk meninjau langsung daerah terdampak gempa dan tsunami.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 skala richter (SR) yang juga menyebabkan tsunami mengguncang wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9).

Dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU melalui Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Surakarta, rombongan Presiden lepas landas pada pukul 10.07 WIB.

Penggunaan Boeing 737-400 TNI AU dalam kunjungan kali ini dikarenakan kondisi landasan pacu Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, yang hanya memiliki panjang 2.000 meter dari 2.400 meter

Sebelumnya presiden memerintahkan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Panglima TNI, Kapolri dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan operasi tanggap darurat.

Untuk itu, Menko Polhukam, Panglima TNI, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Sosial, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kepala BNPB, Wakapolri telah tiba di Palu, Sabtu, 29 September 2018.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Sabtu malam (29/9) menjelaskan bahwa Presiden memutuskan meninjau langsung ke Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu untuk mengetahui kondisi pascabencana saat ini.

Menurut Pratikno, presiden akan memberikan arahan terkait prioritas yang harus dilakukan, serta keputusan yang diperlukan terkait dengan dampak bencana di lapangan.

“Fokus utama saat ini adalah evakuasi korban dan juga pengiriman bantuan,” sebut Pratikno dilansir laman Setkab, Minggu (30/9).

Selain itu, sambung mensesneg, sulitnya melakukan koordinasi dalam menangani dampak gempa dan tsunami akibat terputusnya jalur komunikasi menjadi faktor lain yang membuat Kepala Negara bersegera meninjau langsung ke daerah terdampak gempa dan tsunami.

Setibanya di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Presiden dan rombongan direncanakan akan meninjau beberapa lokasi yang terkena dampak gempa dan tsunami, yaitu Pantai Talise, Perumahan Balaroa, dan Rumah Sakit Wira Buana.

Dalam penerbangan ke Palu ini Presiden didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.

Gerak Cepat Atasi Dampak Gempa dan Tsunami

Kompleks Perumnas Balaroa yang merupakan salah satu kelurahan yang terdampak gempa cukup parah menjadi tempat pertama yang dikunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Palu, Minggu (30/9).

“Jadi ini memang keadaan darurat karena jalan banyak yang terputus, bandara. Listrik dari 7 gardu baru yang hidup‎. (Suplai) BBM juga (terhambat karena) jalan tertutup,” kata Jokowi.

Sementara itu pasokan bahan bakar minyak (BBM), diperkirakan oleh presiden akan sampai ke lokasi dalam 2 hari. Disamping itu, alat berat dari Mamuju, Gorontalo menurutnya juga sudah bergerak menuju lokasi bencana.

“Kita berdoa semoga lancar alat-alat berat sampai ke sini nanti malam‎,” ucap Jokowi yang setiba di lokasi langsung dikerubungi warga.

Demikian juga terkait bahan pangan dan air yang terhambat. Presiden mengatakan hal ini dikarenakan kondisi bandara yang belum siap 100 persen untuk dipakai pesawat mendarat.

“Saya harap masyarakat sabar semua. Saya tahu banyak persoalan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat, termasuk berkaitan dengan komunikasi,” ujarnya.

Disebutkan oleh Jokowi, bahwa dirinya akan terus mengikuti setiap perkembangan terkait penanganan pascabencana gempa dan tsunami ini.

“Ini akan terus saya ikuti, semua akan kembali. Setelah normal baru tahap rehabilitasi dan rekonstruksi rumah-rumah seperti ini‎,” imbuhnya.

Berita: Sigit | Foto: Istimewa/BPMI Setpres

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.