Korban Jatuh Lomba Panjat Pinang di Banda Aceh Dapat Santunan

Banda Aceh |
Sapri Adhar (22), pemuda asal Gampong Lambung, Meuraksa, Banda Aceh, mengalami kecelakaan jatuh saat mengikuti lomba panjat pohon pinang di Desa Tetangga Blang Oi, Banda Aceh, Jumat, (17/8).

Mengikuti lomba tahunan dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 bersama kawan-kawannya, Sapri terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter saat hendak meraih hadiah di ujung tiang.

Akibat dari peristiwa naas itu, Sapri mengalami patah lengan kiri dan harus menjalani perawatan di rumah sakit hingga diperbolehkan pulang ke rumah.

Menanggapi kejadian itu, rombongan Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh yang dipimpin istri Wali Kota Banda Aceh Nurmiaty AR menyambangi Sapri dikediamannya, Senin (20/8).

“Hari ini kami datang untuk menjenguk ananda Sapri yang sedang tertimpa musibah,” ujar Nurmiaty yang juga didampingi oleh Wakil Ketua PKK Banda Aceh Fauziah.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh beserta yang hadir disana mendoakan serta berharap Sapri lekas sembuh dan dapat beraktivitas seperti sedia kala.

Kepada Sapri, Nurmiaty beserta rombongan menyerahkan bantuan santunan dari Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banda Aceh, berupa paket sembako dan sejumlah dana untuk pengobatan.

“Mohon jangan dilihat besar-kecilnya, tapi ini bentuk kepedulian kami kepada warga yang tengah ditimpa musibah, apalagi lusa sudah Lebaran,” tutur istri Wali Kota Banda Aceh itu.

Syahrul, ayah Sapri mengaku tidak menyangka anaknya bakal dijenguk oleh Nurmiaty berserta jajaran Pemko Banda Aceh. Dirinya pun mengucapkan terima kasih atas perhatian ibu-ibu PKK dan Dekranasda Banda Aceh.

“Terima kasih bu atas perhatiannya, semoga kebaikan ibu-ibu semua dibalas oleh Allah SWT,” tutur Syahrul yang mewakili pihak keluarga.

Sementara itu, musibah yang sama juga dialami oleh Dimas (22), pemuda Gampong Deah Geulumpang yang terjatuh dari pohon pinang dan menderita cidera pada bagian leher.

Akibat peristiwa itu, Dimas harus menjalani perawatan lebih lama di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) di kawasan Lamprit, Kuta Alam, Banda Aceh.

Usai menemui Sapri, rombongan Tim Penggerak PKK Kota Banda Aceh pun melanjutkan perjalanan menjenguk Dimas ke rumah sakit.

Berita: Machfud | Foto: Istimewa/Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.