Ikuti Webinar Kemenpan RB, Adi Arnawa: Badung Siapkan Langkah dan Regulasi New Normal

Jakarta |
Sekretaris Daerah (Sekda) Badung I Wayan Adi Arnawa mengikuti website seminar (webinar) menyongsong new normal dalam penyelenggaraan pelayanan publik, melalui aplikasi Zoom dari Pusat Pemeritahan (Puspem) Badung, Bali, Rabu (3/6).

Pada kesempatan itu Sekda Badung Adi Arnawa menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung sangat mengapresiasi webinar pelayanan publik Kemenpan RB dalam rangka menyongsong new normal dalam penyelenggaraan pelayanan publik di daerah.

Menindaklanjuti arahan dari pusat terkait new normal ini, menurut Adi Arnawa, Pemkab Badung telah menyiapkan langkah-langkah dan regulasi yang segera diterbitkan berupa surat edaran Bupati kepada seluruh Perangkat Daerah, termasuk Camat, Perbeke atau Lurah, serta Perusahaan Daerah agar dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan ASN dimasing-masing instansi.

“Bagaimana isi dan yang harus diatur semua telah tertuang dalam surat edaran, mudah-mudahan hari ini sudah ditandatangi Bupati. Ini juga sebagai rujukan ketika melanjutkan kegiatan ASN pasca keluarnya surat edaran Provinsi dimana kegiatan ASN work from home hanya hingga tanggal 4 Juni, ” kata Adi ujar usai mengikuti Webinar.

Memasuki new normal ini, sambungnya, Pemkab Badung juga sudah mempersiapkan regulasi dan pedoman, Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk proses belajar mengajar di Kabupaten Badung yang sesuai dengan protokol kesehatan. Sementara itu di sektor pariwisata juga disiapkan pedoman new normal.

“Nantinya diharapkan sektor pariwisata mulai dari ODTW, hotel, industri yang ingin mulai operasional harus mengajukan permohonan kepada pemerintah dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi,” tuturnya.

Dari permohoman tersebut, lanjut Adi, tim dari Dinas Pariwisata akan melakukan verifikasi untuk melihat kesiapan yang mengacu pada standar protokol kesehatan, seperti penggunaan masker, tempat cuci tangan, pengecekan suhu tubuh, social distancing maupun phsycal distancing.

“Bila dilapangan berdasarkan hasil verifikasi sudah memenuhi standar, maka operasional kegiatan industri ini kita akan ijinkan. Namun sebaliknya bila tidak mengacu pada protokol kesehatan, dengan berat hati kita akan melakukan penutupan kembali, ” ungkapnya.

Sekda Badung tu juga menambahkan, hal itu dilakukan sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, terlebih pendapatan Badung bersumber dari pariwisata, mau tidak mau harus dibuka kembali, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.  

Saat mengikuti acara tersebut, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Kabag Organisasi Setda Badung Putra Yadnya menjadi salah satu peserta Webinar melalui aplikasi Zoom dari Puspem Badung.

Webinar yang digelar Kementerian Pendayagunaaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melalui Kedeputian Bidang Pelayanan Publik ini bertujuan memberi pengetahuan, pengalaman dan wawasan dalam mempersiapkan diri guna menghadapi tatanan normal baru dalam penyelenggaraan pelayanan public.

Acara dipimpin oleh Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB Diah Natalisa, serta diikuti segenap pimpinan di Kementerian PAN RB,  para Sekda Provinsi dan Kabupaten atau Kota se Indonesia.

Empat narasumber dihadirkan diantaranya adalah Peneliti Senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) R Siti Zuhro yang memaparkan pelayanan publik kedepan di era new normal.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan harapan masyarakat terhadap pelayanan publik di era new normal life oleh Direktur Eksekutif Apindo Danang Girindrawardhana.

Selain itu dua kepala daerah yaitu Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, memaparkan kesiapan daerah masing-masing untuk melakukan pelayanan masyarakat menuju tatanan normal baru.

Berita: Sigit | Foto: Istimewa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: