BAZIS Jaktim Serahkan Bantuan Rp 80 Juta untuk Korban Puting Beliung UKS dan UKU

Jakarta |
BAZIS Jakarta Timur memberikan bantuan kepada ratusan warga orban puting beliung di Kelurahan Utan Kayu Selatan (UKS) dan Kelurahan Utan Kayu Utara (UKU) Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Bantuan untuk korban puting beliung “Dahlia” dengan total Rp 80 juta, diserahakan hari Senin (22/1) sore di Kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur.

Kepala BAZIS Jaktim Drs Dwi Busara menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada Ketua RW masing-masing, disaksikan Kepala Seksi Kesra Kecamatan Matraman Hery, Lurah Utan Kayu Selatan Sudjono dan Kasi Kesra Kelurahan Utan Kayu Utara, Hesti.

Pada kesempatan itu Dwi Busara mengatakan bantuan ini dari masyarakat Jakarta Timur pembayar Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) dan disalurkan untuk masyarakat Jakarta Timur yang terkena musibah seperti ini dan yang membutuhkannya.

“Alhamdulillah tahun 2017 hasil pengumpulan ZIS mencapai Rp 41 Miliar lebih. Yang berarti meningkat 22 persen dari tahun sebelumnya Rp.31,5 Miliar,” kata Dwi.

Tahun 2018 ini, sambung Dwi, Bazis Jaktim memprogramkan bantuan bedah rumah bagi 200 orang duafa yang rumahnya tak layak huni di 65 kelurahan se Jakarta Timur.

“Tahun lalu satu rumah dibantu maksimum Rp 30 juta, namun tahun ini ditingkatkan menjadi Rp 40 juta,” katanya. Mengenai bantuan kali untuk warga UKS Rp 60 juta dan untuk warga UKU Rp 20 juta.

Camat Matraman yang diwakili Kepala Seksi Kesra Hery mengingatkan agar masyarakat membayar ZIS nya ke Bazis yang memiliki kantor di tiap kelurahan. “Bila hasilnya besar akan dikembalikan kepada masyarakat besar pula,” ujar Hery.

Diharapkan dengan bantuan Bazis warga yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung tepat akhir tahun 2017 yl diringankan bebannya.

Menurut Hery, target ZIS kecamatan Matraman tahun 2017 sebesar Rp 126.218.000 berhasil tercapai 103 persen.

Sementara Lurah UKS Sudjono didampingi Kasi Kesra UKS, Woro mengakui target ZIS tahun 2017 sebesar Rp 100 juta hanya direalisasikan 89 persen.

Mengenai rumah rusak yang terkena angin puting beliung Dahlia itu di kelurahan UKS sekitar 600 yang tersebar di RW 02, RW 03,RW 06 dan RW 07.

“Tapi tidak semua warga yang tidak mampu,” jelas Woro. Dari 4 RW yang paling parah RW 06, rumah yang rusak mencapai 200. Bahkan Masjid Al Fajar di RW 06 atapnya juga rusak.

Sementara Hesti menjelaskan rumah yang rusak di kelurahan UKU ada 39 unit. “Tapi pemiliknya yang katagori tak mampu sekitar 13 an di RW 09,” imbuhnya.

Berita: Pri | Foto: Istimewa/Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: