Jalan Lenteng Agung Amblas, Dinas SDA DKI Bongkar Saluran Tua dan Kebut Perbaikan Permanen
Jakarta – Amblesnya ruas Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel), memaksa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat melakukan penanganan darurat sekaligus menyiapkan perbaikan permanen pada infrastruktur bawah jalan yang diduga menjadi penyebab utama kerusakan.
Jalan yang amblas pada Kamis (28/5) malam itu memiliki lebar sekitar tiga meter dan berada di salah satu jalur vital penghubung Jakarta menuju Depok. Untuk mencegah risiko kecelakaan dan menjaga kelancaran lalu lintas, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta langsung memasang pelat baja sementara di lokasi.
Kepala Suku Dinas (Sudin) SDA Jakarta Selatan, Santo, mengatakan langkah pengamanan dilakukan segera setelah kerusakan teridentifikasi.
“Pengamanan awal sudah dilakukan dengan pemasangan pelat baja sementara. Perbaikan permanen kami jadwalkan malam hari agar pekerjaan dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak besar terhadap lalu lintas,” ujar Santo di Jakarta, Jumat (29/5).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, amblesnya badan jalan diduga dipicu kerusakan konstruksi saluran air lama yang berada tepat di bawah permukaan jalan. Faktor usia infrastruktur serta tingginya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir diduga mempercepat penurunan kualitas konstruksi saluran tersebut.
Untuk mengatasi persoalan secara menyeluruh, Dinas SDA DKI Jakarta akan mengganti saluran lama dengan konstruksi baru berupa box culvert beton berukuran 2×2 meter sepanjang 16 meter.
Pekerjaan perbaikan permanen dijadwalkan dimulai pada Jumat (29/5) malam dan diperkirakan berlangsung selama tiga hari, menyesuaikan kondisi teknis di lapangan.
Santo menegaskan, seluruh proses perbaikan akan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan serta kualitas konstruksi agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
“Kami terus memantau penanganan di lapangan agar perbaikan dapat selesai secepat mungkin, dengan tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan dan kualitas konstruksi saluran,” jelasnya.
Dinas SDA DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan, mengikuti arahan petugas, serta mematuhi rekayasa lalu lintas yang telah diberlakukan selama proses perbaikan berlangsung. (Red/Mh/Foto: Istimewa)

