Wiranto: Peran Pemuda dalam Perubahan Bangsa Sudah Ada Sejak Lama

Jakarta |
Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan menyelenggarakan acara Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Kesadaran Pemantapan Bela Negara (Simposium Nasional Pemuda Indonesia) di Hotel Arya Duta, Jakarta, Selasa (30/8).

Simposium yang mengangkat tema “Peran Strategis Pemuda Dalam Penguatan Pancasila dan Bela Negara” dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Menko Polhukam Wiranto mengatakan, Simposium Nasional Pemuda Indonesia merupakan satu langkah tepat untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Dia mengapresiasi dan berharap dengan diselenggarakannya acara ini, maka akan ada perubahan pada kepemudaan Indonesia untuk menuju kemajuan bangsa.

“Harus ada perubahan, harus ada satu suasana baru yang merupakan kemajuan. Hari ini saya berbahagia masuk ke dalam satu forum simposium nasional dimana tagline nya sangat pendek tetapi sangat tepat sasaran,” kata Wiranto.

Menurut Wiranto, tema yang diangkat memiliki dua kata kunci yang memiliki korelasi dan tidak dapat dipisahkan. Dua kata kunci tersebut adalah peran strategis pemuda dan penguatan Pancasila dan Bela Negara.

Peran pemuda dalam perubahan bangsa, sambung Menko Polhukam Wiranto, sudah ada sejak lama dan menjadi bagian sejarah bangsa.

“Pemuda tidak pernah tidak hadir tatkala bangsa ini mengalami perubahan. Dari terjajah menjadi tidak terjajah. Dari Budi Utomo, 1908. Sumpah Pemuda, 1928. 1945, Kemerdekaan Proklamasi. Itu kan pemuda kita,” sebut Menko Polhukam.

Menko Polhukam mengatakan bahwa tidak mengherankan jika pemuda menjadi satu objek menarik bagi politisi yang menginginkan perubahan, karenanya perubahan harus dibarengi dengan perencanaan yang baik. Karna kalau tidak, maka Indonesia tidak akan mengalami kemajuan.

Berita: Sigit | Foto: Istimewa/Humas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: