Warga dan Pekerja Lokal KBRI Tunisia Terima Beasiswa Belajar Bahasa Indonesia

Jakarta |
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tunisia telah membuka kelas Bahasa Indonesia yang diperuntukkan untuk masyarakat Tunisia.

Bertempat di KBRI Tunisia, kelas Bahasa Indonesia dibuka mulai Senin (30/4) dan diikuti oleh para peserta yang lolos seleksi untuk beasiswa Darmasiswa Republik Indonesia periode tahun 2018-2019.

Para peserta yang lolos seleksi beasiswa Darmasiswa merupakan warga lokal Tunisia dan pegawai setempat warga Tunisia yang bekerja di KBRI.

Pada kelas perdana ini, para peserta terlihat antusias mengikuti pelajaran yang disampaikan dalam suasana santai dan interaktif.

Kelas Bahasa Indonesia ini direncanakan akan terus diselenggarakan beberapa kali sampai menjelang keberangkatan peserta Darmasiswa Tunisia ke Indonesia.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pengajaran Bahasa Indonesia telah berlangsung sejak tahun 2016 di Fakultas Sastra dan Humaniora, Universitas Sousse dengan tenaga pengajar dari Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud RI.

Pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang dihadirkan tahun 2018 ini adalah Rakhmad Idris, yang telah mengajar di Sousse sejak Jumat (13/4) dan diikuti sekitar 40 mahasiswa Tunisia.

Dalam rangka memaksimalkan jam mengajar guru tersebut, KBRI Tunis menyelenggarakan Kelas Bahasa Indonesia untuk peserta Darmasiswa RI tahun 2018/2019.

Dengan semakin banyak warga Tunisia belajar Bahasa Indonesia dan melanjutkan pendidikan di Indonesia akan meningkatkan pemahaman dan wawasan tentang Indonesia.

Kelas Bahasa Indonesia ini juga diadakan sebagai pengenalan sejarah, budaya dan Bahasa Indonesia kepada calon penerima beasiswa Darmasiswa RI agar peserta tidak mengalami kesulitan berkomunikasi dan dapat mengikuti program Darmasiswa dengan sukses dan lancar.

Berita: Nf | Foto: Istimewa/KBRI Tunisia

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.