Wagub DKI Jakarta Dukung Gerakan Vaksinasi Covid-19 Bagi Santri Ponpes

Jakarta |
Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meninjau pelaksanaan kegiatan Gerakan Vaksinasi Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darunnajah, Ulujami, Jakarta Selatan, pada Selasa (27/7).

Dalam kesempatan itu, ia memastikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 telah sesuai standar dan aturan yang berlaku; serta mengapresiasi pelaksanaan vaksin di Ponpes Darunnajah sebagai pesantren pertama yang melaksanakan vaksinasi COVID-19, dengan menerapkan protokol kesehatan secara baik dan ketat.

Wagub yang akrab disapa Ariza itu mendukung penuh pelaksanaan vaksin bagi para santriwan dan santriwati di Ponpes yang berusia 12 tahun ke atas, selain di sekolah-sekolah umum maupun madrasah yang berada di wilayah Ibu Kota.

Diharapkan dengan percepatan pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 untuk kalangan usia 12 tahun ke atas, dapat segera terbangun kekebalan kelompok atau kekebalan komunal (herd immunity) di Ibu Kota Jakarta.

“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di Pesantren Darunnajah, pesantren pertama yang melaksanakan vaksin, pesantren besar yang baik, kebanggaan warga Jakarta, juga bangsa Indonesia yang telah menghadirkan para santri yang luar biasa,” ucapnya.

Dirinya juga bersyukur pelaksanaan sangat baik sesuai dengan ketentuan protokol kesehatan, kegiatan belajar mengajar di Pesantren Darunnajah ini juga sesuai dengan mekanisme aturan dan protokol kesehatan (prokes) yang baik.

Lebih lanjut, Wagub Ariza menambahkan, para orang tua santriwan dan santriwati tidak perlu khawatir atas pelaksanaan vaksinasi di Ponpes Darunnajah. Begitu pula bagi para orang tua lainnya, khususnya di Ibu Kota Jakarta, tidak perlu ragu untuk mengizinkan putra-putrinya yang berusia 12-17 tahun atau usia remaja untuk divaksin COVID-19 agar anak-anak di Jakarta mendapatkan perlindungan di tengah pandemi COVID-19.

“Alhamdulillah para orang tua tidak perlu khawatir dan ragu atas pelaksanaan vaksin, juga di pesantren Darunnajah,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, vaksinasi COVID-19 untuk anak remaja usia 12-17 tahun juga bisa memberikan perlindungan bagi tubuh anak, agar terhindar dari tertular virus ataupun kemungkinan sakit berat akibat COVID-19 dengan cara memicu sistem imun tubuh sehingga terbentuk imunitas.

Hingga 26 Juli 2021, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 45,3 persen. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 85,5 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 24,1 persen.

“Vaksin sudah (dilaksanakan) ya, ini kalau melihat kondisinya ada vaksin umum ada vaksin gotong-royong, kalau anak-anak itu ditargetkan kurang lebih satu juta lebih, memang masih belum mencapai 50%, tapi kita akan upayakan terus dengan pelaksanaan vaksin di sekolah-sekolah atau pesantren-pesantren,” terang Ariza.

Kemudian untuk Vaksinasi Program, sambungnya, hingga 26 Juli 2021, total dosis 1 saat ini sebanyak 7.098.002 orang (80,5 persen), sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 2.238.876 orang (25,4 persen).

“Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 69,1 persen dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 59,3 persen. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 148.498 orang dan dosis 2 sebanyak 88.641 orang,” tambahnya.

Untuk itu, Wagub Ariza menyampaikan apresiasinya karena pelaksanaan vaksinasi di Ibu Kota telah mencapai 7 juta orang atau sekitar 80,5 persen dari target yang telah ditetapkan. “Adapun target vaksinasi di Jakarta yang ditetapkan Presiden RI agar dipenuhi pada akhir Agustus 2021 adalah 7,5 juta penduduk usia 12 tahun ke atas,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan target total 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin untuk menciptakan kekebalan komunitas di Ibu Kota.

“Alhamdulillah pelaksanaan vaksin di DKI Jakarta meningkat sekarang mencapai 7 juta. Mudah-mudahan kita akan mencapai target di 7,5 juta di akhir Agustus (2021). Hal itu tentu dukungan dari banyak pihak memberikan kontribusi untuk mencapai target yang kita harapkan,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, bahwa pihaknya ditarget sehari 100.000 oleh pemerintah pusat, kita sudah mencapai 130-150 ribu per hari, bahkan kita sudah mencapai 200 ribu per hari.

Dalam kesempatan yang sama, Wagub Ariza kembali mengingatkan agar seluruh lapidan masyarakat dapat patuh terhadap kebijakan PPKM Level 4 yang tengah diterapkan di Ibu Kota Jakarta. Ia pun berharap agar masyarakat meningkatkan kesadarannya untuk melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Semua tidak ada gunanya tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat. Sekarang laksanakan PPKM level 4 di DKI Jakarta sampai dengan tanggal 2 Agustus dengan baik. Tetap laksanakan protokol kesehatan secara disiplin, secara ketat dan bertanggung jawab,” tutupnya.

Saat meninjau pelaksanaan kegiatan vaksinasi COVID-19 di Ponpes Darunnajah, Wagub Ariza didampingi oleh Pimpinan Ponpes Darunnajah KH Sofwan Manaf, Ketua Yayasan Darunnajah KH Hadiyanto Arief, Plt Walikota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, Camat Pesanggrahan Fadjar, Kepala Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan Dr Ertina Eriawati, Lurah Ulujami Muhammad Hasan, serta para pengurus dan pendidik Ponpes Darunnajah.

Berita: Mh | Foto: Ist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: